Update Harga Xiaomi Mi 10T Pro Bekas Pasca Enam Tahun Rilis

Smallest Font
Largest Font

Mengetahui harga xiaomi 10t pro di pasar sekunder saat ini mungkin akan membuat Anda terkejut dengan penurunan nilainya yang sangat signifikan. Sebagai mantan perangkat kelas atas yang pertama kali meluncur pada tahun 2020, ponsel ini membawa daya tarik tersendiri bagi pemburu gadget murah. Saya melihat pergerakan harga perangkat ini sudah menyentuh titik terendah yang membuatnya terlihat sangat menggiurkan.

Namun, sebelum Anda tergesa-gesa membelinya, mari kita bedah realita performa dan nilainya di tahun 2026 ini secara kritis. Apakah spesifikasi mentereng masa lalu seperti kamera 108MP dan layar super mulus masih relevan untuk kebutuhan harian sekarang? Ataukah ponsel ini sebenarnya sudah mendekati masa pensiun yang tidak layak lagi ditebus?

Berdasarkan pantauan saya di berbagai platform marketplace, harga xiaomi 10t pro kini sudah terjun bebas ke angka yang sangat terjangkau. Memasuki pertengahan tahun 2026, nilai jual perangkat ini mencerminkan depresiasi khas ponsel Android berumur enam tahun.

Menurut data dari Maujual, kisaran harga Xiaomi Mi 10T Pro bekas untuk kondisi mulus kini berada di angka hingga Rp1.400.000 saja. Penurunan ini tentu sangat drastis jika kita mengingat harga rilisnya dulu yang berada di kelas flagship terjangkau. Sementara itu, di platform Tokopedia, terdapat sekitar 17 produk yang ditampilkan untuk pencarian spesifik mi 10t pro 8 128. Menariknya, variasi unit bekas yang tersedia di pasaran memiliki latar belakang pemakaian yang cukup beragam.

Dalam salah satu iklan yang ditemukan, terdapat unit Xiaomi Mi 10T Pro bekas bergaransi resmi Indonesia yang masa pemakaiannya tercatat baru 4 bulan. Hal ini menunjukkan bahwa Anda masih bisa menemukan unit dengan kondisi fisik dan baterai yang relatif prima jika jeli mencari. Bagi Anda yang menyukai kepraktisan, beberapa layanan seperti Maujual juga menyediakan sistem tukar tambah dengan regulasi yang cukup ketat. Batas waktu untuk membawa perangkat lama ke toko setelah pembelian dalam layanan trade-in tersebut adalah dalam waktu 7 hari.

Review Xiaomi Mi 10T Pro Di Tahun 2026 Apakah Masih Worth it? | GadgetIn

Spesifikasi Layar 144Hz yang Dulu Menjadi Kebanggaan

Saat pertama kali diperkenalkan, sektor layar menjadi nilai jual utama yang paling sering digembar-gemborkan oleh pihak Xiaomi. Layar berukuran 6,67 inci FHD+ DotDisplay ini sudah mendukung Rentang Warna Luas (DCI-P3) untuk reproduksi visual yang kaya.

Menurut catatan resmi dari Mi co id, perangkat ini mengusung frame rate layar tertinggi dari Xiaomi per tahun 2020, yaitu 144Hz. Dengan kemampuan menampilkan hingga 144 frame per detik, latensi antar bingkai yang dihasilkan hanya sebesar 7 ms.

Saya akui, angka 144Hz di atas kertas terdengar sangat superior, bahkan jika dibandingkan dengan ponsel keluaran terbaru saat ini. Pergerakan animasi saat menggulir menu atau media sosial memang terasa sangat mulus dan memanjakan mata.

Layar IPS 144Hz pada ponsel ini memberikan kemulusan navigasi yang luar biasa, namun absennya panel AMOLED membuat kontras warnanya terasa kurang menggigit untuk standar saat ini.

Untuk mengakomodasi konsumsi daya dari frame rate tinggi tersebut, Xiaomi menyematkan teknologi otomatisasi bernama AdaptiveSync. Sistem ini akan mengubah refresh rate layar secara pintar berdasarkan aktivitas yang sedang dilakukan oleh pengguna.

Mekanisme Pengaturan Refresh Rate Otomatis

Teknologi AdaptiveSync bekerja dengan membagi tingkatan refresh rate ke dalam beberapa skenario penggunaan yang spesifik. Tujuannya adalah untuk menjaga efisiensi daya tanpa mengorbankan kenyamanan visual pengguna secara drastis. Ketika Anda menggunakan ponsel untuk menonton film atau serial TV, layar akan berjalan pada frekuensi 48Hz atau 50Hz.

Sementara untuk kebutuhan streaming video standar, sistem akan menyesuaikannya ke angka 30Hz atau 60Hz. Laju penyegaran tertinggi sebesar 144Hz hanya akan aktif secara penuh saat Anda melakukan aktivitas menggulir konten di antarmuka. Untuk sektor hiburan lain seperti bermain game, layarnya mendukung rentang dinamis mulai dari 60Hz, 90Hz, 120Hz, hingga 144Hz.

Pihak pabrikan mengklaim bahwa konsumsi daya dari layar AdaptiveSync ini mampu menghemat baterai sebesar 8% setelah penggunaan berat selama 6 Hex jam. Selain itu, hadir pula teknologi MEMC yang dapat meningkatkan laju bingkai konten video lama hingga ke tingkat 60fps.

Ketahanan Baterai dan Kecepatan Pengisian Daya

Sektor daya menjadi krusial untuk sebuah ponsel berlayar 144Hz yang sudah berumur cukup matang di pasaran. Xiaomi Mi 10T Pro dibekali dengan kapasitas baterai sebesar 5000mAh (typ), ukuran yang sama persis dengan saudaranya, Xiaomi Mi 10T.

Untuk urusan pengisian ulang, ponsel ini mendukung teknologi pengisian daya cepat atau fast charging dengan daya maksimal 33W. Di era sekarang, angka 33W mungkin terasa standar, namun masih sangat fungsional untuk pengisian harian.

Menurut saya, kapasitas 5000mAh di ponsel berpanel IPS tetap membutuhkan perhatian ekstra, terutama jika kesehatan baterai unit bekas sudah menurun. Penggunaan konstan di mode 144Hz pasti akan menguras daya lebih cepat daripada klaim penghematan AdaptiveSync di masa lalu.

Kamera 108MP dengan Dukungan OIS

Beralih ke sektor fotografi, Xiaomi Mi 10T Pro membawa modal besar berupa kamera utama dengan resolusi mencapai 108MP. Sensor super yang digunakan adalah Samsung HMX 1/1.33 inci dengan bukaan lensa f/1.69. Kamera ini mengadopsi teknologi Super piksel 1,6μm 4-in-1 untuk menghasilkan foto yang tetap tajam dalam kondisi minim cahaya.

Fitur pendukungnya pun tergolong lengkap, mulai dari kemampuan zoom digital hingga 30x serta kehadiran Optical Image Stabilization (OIS). Keberadaan OIS pada kamera 108MP ini menurut saya adalah penyelamat utama yang membuat kualitas videonya masih bisa bersaing. Perekaman video menjadi lebih stabil dan minim guncangan, sebuah fitur yang jarang ditemukan pada ponsel baru di kelas satu jutaan.

Namun, jangan harap hasil foto low-light miliknya bisa menyamai pemrosesan komputasi ponsel modern. Detail gambar terkadang terasa agak dipaksakan tajam dengan noise yang mulai terlihat di area-area gelap.

Perbandingan Spesifikasi Teknis Varian Utama Xiaomi Mi 10T Seri
Parameter SpesifikasiXiaomi Mi 10T ProXiaomi Mi 10T
Kapasitas Baterai5000mAh5000mAh
Kecepatan Isi Daya33W33W
Ukuran Layar6,67 inci6,67 inci
Refresh Rate Maksimal144Hz144Hz
Resolusi Kamera Utama108MP
Fitur Penstabil OISTersedia

Kekurangan Terbesar yang Harus Anda Waspadai

Membeli ponsel bekas berumur enam tahun seperti ini tentu bukan tanpa risiko besar yang harus ditanggung. Masalah utama yang paling krusial dari Xiaomi Mi 10T Pro di tahun 2026 adalah berhentinya dukungan pembaruan perangkat lunak atau software update. Ponsel ini sudah tidak lagi mendapatkan pembaruan keamanan maupun versi Android terbaru dari pihak Xiaomi. Menjalankan sistem operasi lawas tentu memicu risiko celah keamanan yang tidak lagi ditambal serta potensi ketidakcocokan dengan aplikasi masa kini.

Selain masalah software, panel layar IPS LCD yang digunakannya juga memiliki kelemahan bawaan seiring berjalannya waktu. Anda harus bersiap dengan potensi munculnya gejala shadow atau screen bleeding di sekitar tepian layar atau area punch hole kamera depan. Bobot bodi dari ponsel ini juga tergolong tebal dan berat di tangan akibat penggunaan baterai besar dan material kaca yang tebal. Jika Anda terbiasa dengan ponsel modern yang tipis dan ringan, genggaman perangkat ini akan terasa cepat melelahkan.

Rekomendasi Akhir Pembelian Xiaomi Mi 10T Pro Bekas

Dengan harga xiaomi 10t pro bekas yang kini bertengger di kisaran Rp1.400.000, ponsel ini menawarkan paket spesifikasi yang unik. Kehadiran kamera 108MP OIS dan layar mulus 144Hz menjadi daya tarik yang sangat sulit ditandingi oleh ponsel baru di rentang harga yang sama.

Perangkat ini sangat cocok bagi Anda yang membutuhkan ponsel kedua untuk kebutuhan fotografi kasual atau pembuatan konten video dengan dana terbatas. Kestabilan video berkat fitur OIS di harga satu jutaan adalah sebuah kemewahan yang nyata.

Namun, jika Anda mencari perangkat utama untuk kebutuhan jangka panjang, absennya pembaruan software dan potensi penurunan komponen hardware menjadi ganjalan besar. Pertimbangkan dengan matang segala risiko penuaan komponen sebelum Anda memutuskan untuk melakukan transaksi.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed