Harga Sembako di Jawa Timur Mengalami Kenaikan Tipis Menjelang Pertengahan Juni 2026

Smallest Font
Largest Font

Rata-rata harga komoditas sembako di Provinsi Jawa Timur tercatat mengalami kenaikan tipis pada Kamis, 11 Juni 2026. Data terbaru dari sistem pemantauan pangan pemerintah menunjukkan grafik pergerakan harga yang merangkak naik dalam tiga hari terakhir setelah sempat bertahan stabil pada pekan lalu.

Kenaikan nilai jual rata-rata ini menjadi perhatian dinas terkait serta masyarakat di berbagai kabupaten dan kota. Perubahan harga komoditas pokok tersebut berdampak langsung pada pengeluaran belanja harian rumah tangga di seluruh wilayah Jawa Timur.

Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.

Pergerakan Harga Komoditas di Jawa Timur

Berdasarkan laporan resmi siskaperbapo.jatimprov.go.id, rata-rata harga bahan pokok di tingkat provinsi sempat berada di angka stagnan sebelum akhirnya berfluktuasi. Tren peningkatan mulai terlihat jelas sejak memasuki periode awal pekan ini.

Daftar Perubahan Harga Historis

Masyarakat dapat melihat dinamika perubahan nilai jual harian untuk mengantisipasi lonjakan yang lebih tinggi. Berikut adalah rincian pergerakan nilai rata-rata komoditas di Jawa Timur dalam sepekan terakhir:

  • 4 Juni hingga 7 Juni 2026: Rp14.889
  • 8 Juni 2026: Rp14.908
  • 9 Juni 2026: Rp14.904
  • 10 Juni 2026: Rp14.925

Tabel Perbandingan Harga Harian

Secara kumulatif, grafik menunjukkan adanya pertumbuhan angka yang konstan dari hari ke hari. Data di bawah ini merangkum perbandingan nilai rata-rata bahan pokok secara kronologis:

Tabel Pergerakan Rata-Rata Harga Sembako di Provinsi Jawa Timur Juni 2026
Tanggal ReferensiRata-rata Harga (Rp)Status Perubahan
4 Juni 202614.889Stabil
5 Juni 202614.889Stabil
6 Juni 202614.889Stabil
7 Juni 202614.889Stabil
8 Juni 202614.908Naik
9 Juni 202614.904Turun
10 Juni 202614.925Naik

Cakupan Wilayah Pemantauan Pangan

Pemantauan harga harian ini dilakukan secara menyeluruh di berbagai daerah pembentuk angka rata-rata provinsi. Wilayah tersebut mencakup kabupaten besar seperti Bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, Tuban, dan Tulungagung.

Selain wilayah kabupaten, titik pantau juga tersebar di kawasan perkotaan besar. Pusat perdagangan perkotaan tersebut meliputi Kota Batu, Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Madi, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, serta Kota Surabaya.

Sebagai contoh, di Kabupaten Bojonegoro, pemantauan ketat dilakukan di tingkat kecamatan yang meliputi Balen, Baureno, Bojonegoro, Bubulan, Dander, Gayam, Gondang, Kalitidu, Kanor, Kapas, Kasiman, Kedewan, Kedungadem, Kepohbaru, Malo, Margomulyo, Ngambon, Ngasem, Ngraho, Padangan, Purwosari, Sekar, Sugihwaras, Sukosewu, Sumberrejo, Tambakrejo, Temayang, dan Trucuk.

Pemerintah daerah mengklasifikasikan bahan pangan ke dalam beberapa kategori utama guna mempermudah proses pelaporan dan intervensi pasar. Pengawasan ini memastikan distribusi barang tetap berjalan lancar tanpa ada hambatan pasokan.

Komoditas pokok yang masuk dalam pemantauan rutin ini mencakup beras, gula, tepung terigu, daging, minyak goreng, dan tepung sagu. Selain itu, bahan pangan harian lain seperti telur, cabai merah, cabai rawit, bawang, susu kental manis, susu bubuk, garam beryodium, kacang-kacangan, mi instan, ikan, umbi-umbian, udang, tahu, tempe, hingga buah-buahan juga terus disisir perkembangannya di lapangan.

Langkah monitoring yang konsisten dari siskaperbapo.jatimprov.go.id ini diharapkan dapat mendeteksi dini jika terjadi kelangkaan barang. Informasi terkini mengenai pergerakan harga komoditas akan terus diperbarui secara berkala oleh pihak berwenang guna menjaga stabilitas daya beli masyarakat.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed