Harga Bitcoin Naik Sentuh 64 Ribu Dolar AS Pasca Rilis Data Inflasi Amerika Serikat

Smallest Font
Largest Font

Harga Bitcoin (BTC) bergerak menguat ke kisaran 64.643 hingga 64.781 dolar AS pada perdagangan Kamis (16/7/2026) pagi setelah sempat tertekan pada awal pekan. Kenaikan instrumen kripto utama ini dipicu oleh rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) Amerika Serikat yang menunjukkan penurunan inflasi secara tajam.

Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan data inflasi periode Juni 2026 pada Selasa sebelumnya. Data tersebut menunjukkan inflasi bulanan AS turun 0,4 persen secara penyesuaian musiman, yang menjadi penurunan bulanan paling tajam sejak April 2020.

Penurunan ini otomatis membawa tingkat inflasi utama tahunan Negeri Paman Sam melandai ke angka 3,5 persen. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan capaian bulan Mei sebesar 4,2 persen sekaligus berada di bawah ekspektasi pasar yang mematok target 3,8 persen.

Prediksi Harga Bitcoin dan Berita Kripto Hari Ini | Josh Gultom

Dampak Inflasi AS Terhadap Pasar Kripto

Melandainya tekanan inflasi di Amerika Serikat menjadi katalis positif yang mendorong minat investor terhadap aset berisiko seperti kripto. Sektor energi yang turun 5,7 persen secara bulanan menjadi motor utama penurunan inflasi, meskipun secara tahunan masih naik 15,7 persen karena lonjakan bensin.

Indikator Inflasi Inti dan Sektor Perumahan

Selain inflasi utama, inflasi inti tahunan yang tidak mencakup sektor pangan dan energi juga stabil di angka 2,6 persen. Angka ini mencatatkan penurunan dari bulan Mei yang berada di level 2,9 persen serta berada di bawah proyeksi pasar sebesar 2,8 persen.

Penurunan ini juga didukung oleh melandainya inflasi sektor perumahan atau shelter dari 3,4 persen menjadi 3,3 persen. Di samping itu, inflasi untuk sektor pangan terpantau ikut mengalami penurunan dari 3,1 persen menjadi 3 persen.

Proyeksi Kebijakan Suku Bunga Federal Reserve

Kondisi makroekonomi yang membaik ini membuat pelaku pasar optimis terhadap pelonggaran kebijakan moneter. Saat ini, pelaku pasar memperhitungkan probabilitas sebesar 86 persen bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,30 hingga 3,75 persen pada siklus peninjauan 29 Juli mendatang.

Respons positif pasar modal langsung tercermin dari laporan aliran dana masuk ke produk Exchange Traded Fund (ETF) kripto spot. Setelah sempat mengalami arus keluar, produk investasi institusional ini kembali mencatatkan pembalikan arah modal yang signifikan.

Berdasarkan data pasar modal, ETF Bitcoin spot mencatat arus masuk total sebesar 182 juta dolar AS pada hari Selasa. Pembalikan ini terjadi setelah produk tersebut didera arus keluar sebesar 425 juta dolar AS pada satu hari sebelumnya.

Hingga saat ini, arus masuk kumulatif untuk ETF Bitcoin spot tetap bertahan positif di angka 51 miliar dolar AS. Total aset bersih yang dikelola oleh seluruh penerbit ETF Bitcoin kini telah mendekati angka 80 miliar dolar AS.

Kondisi Pasar dan Perbandingan Performa Historis

Penguatan Bitcoin dalam beberapa hari terakhir telah mengubah peta teknikal perdagangan mingguan. Aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ini mulai keluar dari tekanan zona terendah yang sempat terjadi pada pertengahan pekan.

Kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini dilaporkan mencapai 1,29 triliun dolar AS atau setara dengan Rp23.324 triliun, mengacu pada kurs Rp18.091 per dolar AS. Pergerakan ini sekaligus menempatkan level resistance utama Bitcoin berada di kisaran 65.160 dolar AS.

Berikut adalah data performa teknikal dan arus modal ETF untuk tiga aset kripto utama dalam rentang waktu volatilitas pekan ini:

Tabel Performa Harga dan Aliran Dana ETF Kripto Juli 2026
Aset KriptoRentang Harga 7 Hari (AS$)Arus Masuk ETF Harian (AS$)Total Aset Bersih ETF (AS$)
Bitcoin (BTC)61.507 – 65.010182 juta80 miliar
Ethereum (ETH)58 juta10 milar
Ripple (XRP)107.0001 miliar

Selain Bitcoin, ETF Ethereum spot juga mencatatkan arus masuk total sebesar 58 juta dolar AS pada hari Selasa setelah mencatat arus keluar 15 juta dolar AS pada hari sebelumnya. Simpanan kumulatif ETF Ethereum kini positif sebesar 11 bahasan dolar AS dengan rata-rata aset bersih terkelola 10 miliar dolar AS.

Sementara itu, ETF XRP spot mencatat arus masuk modest sebesar 107.000 dolar AS pada hari Jumat pekan lalu. Aktivitas perdagangan untuk produk komoditas XRP terpantau masih lesu sepanjang perdagangan hari Senin dan Selasa.

Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.

Secara historis, pergerakan harga Bitcoin pada pekan ini sempat menyentuh level terendah di kisaran 62.272 hingga 62.300 dolar AS pada perdagangan Selasa sebelum akhirnya melesat naik. Simpanan kumulatif untuk produk ETF XRP secara keseluruhan saat ini masih tertahan di angka 1,48 bahasan dolar AS.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed