Harga Bitcoin Hari Ini Tertekan ke Level Sembilan Ratus Juta Rupiah Akibat Sentimen Suku Bunga
Harga bitcoin hari ini Kamis, 25 Juni 2026 terpantau masih tertahan di zona merah menyusul tekanan jual yang terus membayangi pasar kripto global sejak pertengahan pekan. Investor cenderung bersikap dinamis merespons kebijakan moneter global.
Situasi makroekonomi menjadi pemicu utama "kenapa crypto turun hari ini" di tengah ketidakpastian pasar finansial. Pelaku pasar terus mencermati pergerakan aset digital utama ini dalam beberapa waktu terakhir.
Berdasarkan data yang dihimpun dari FXStreet ID, pergerakan aset kripto utama khususnya Bitcoin (BTC) kini diperdagangkan di antara 62.000 dolar AS dan 63.000 dolar AS pada perdagangan Rabu waktu setempat. Angka ini mencerminkan kondisi pasar yang masih dibayangi aksi jual.
Posisi tersebut menempatkan harga Bitcoin berada jauh di bawah indikator teknis penting. Nilainya berada di bawah Exponential Moving Average (EMA) 50-hari yang berada di kisaran 68.596 dolar AS, EMA 100-hari di 71.747 dolar AS, serta EMA 200-hari di angka 77.384 dolar AS.
Meskipun demikian, indikator Relative Strength Index (RSI) untuk BTC dilaporkan masih cukup stabil di wilayah jenuh jual ringan dekat angka 37. Di sisi lain, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) tetap bertahan di wilayah positif.
Rincian Nilai Kapitalisasi dan Perbandingan Pasar
Penurunan ini memberikan dampak langsung terhadap valuasi total pasar aset digital secara keseluruhan. Crypto hari ini zona merah menjadi cerminan dari koreksi yang dialami oleh mayoritas koin berkapitalisasi besar di papan atas.
Laporan dari Kompas menyebutkan bahwa harga BTC sempat menyentuh posisi 62.563 dolar AS per koin, atau setara dengan Rp1,12 miliar dengan acuan kurs Rp17.900. Nilai tersebut mencerminkan adanya penurunan sebesar 2,50 persen dalam waktu 24 jam terakhir.
Berikut adalah tabel rincian data pergerakan dan kapitalisasi pasar Bitcoin berdasarkan akumulasi data terkini dari FXStreet ID dan Pintu:
| Parameter Pasar | Nilai / Persentase |
|---|---|
| Harga Bitcoin (BTC) | 62.563 dolar AS - 62.950 dolar AS |
| Penurunan 24 Jam | 1,95% - 2,50% |
| Penurunan Sepekan | 4,36% - 4,77% |
| Nilai Kapitalisasi Pasar | 1,28 triliun dolar AS |
| Dominasi Pasar (BTC.D) | 59% |
Data dari Pintu juga menegaskan dominasi pasar Bitcoin (BTC.D) saat ini masih kokoh berada di level 59 persen. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun terjadi koreksi, Bitcoin tetap memegang kendali atas pergerakan industri kripto secara keseluruhan.
Dampak Pengaruh Suku Bunga dan Koreksi Aset Lain
Faktor makro seperti pengaruh suku bunga fed terhadap crypto ditengarai menjadi salah satu "penyebab harga bitcoin anjlok" dari tingkat tertingginya beberapa waktu lalu. Kebijakan bank sentral Amerika Serikat tersebut meningkatkan ekspektasi pengetatan likuiditas di pasar keuangan.
Tekanan ini tidak hanya dialami oleh Bitcoin saja, melainkan juga berimbas pada beberapa aset digital alternatif lainnya di pasar. Beberapa token spekulatif dan aset lapis kedua terpantau ikut mengalami koreksi volume perdagangan.
Kondisi Ripple dan Worldcoin
Aset kripto Ripple (XRP) dilaporkan turut mengalami tekanan jual yang cukup signifikan di pasar. Kondisi tersebut memaksa harganya bergerak merosot hingga di bawah level 1,10 dolar AS pada hari Rabu kemarin.
Sementara itu, Worldcoin (WLD) juga mencatatkan penurunan sebesar 5 persen pada hari Rabu. Penurunan ini memperpanjang tren negatif setelah sehari sebelumnya ambles 12 persen dari titik puncak tertingginya di angka 0,7229 dolar AS pada 17 Juni lalu, dengan RSI berada di angka 50.
Perubahan Open Interest Pasar
Penurunan harga yang terjadi secara simultan ini juga mereduksi nilai kontrak berjangka yang ada di pasar riil. Open interest untuk aset Bitcoin sebelumnya dilaporkan sempat melampaui angka 111 miliar dolar AS sebelum akhirnya menyusut seiring koreksi harga global.
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.
Hingga saat ini, pelaku pasar dan investor masih cenderung bersikap waspada sembari menantikan rilis data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat. Dinamika volume perdagangan harian akan menjadi penentu arah pergerakan harga selanjutnya di lantai bursa digital.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow