Harga Beras Nasional Stabil Namun Komoditas Bawang dan Cabai Alami Fluktuasi Tajam
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis atau PIHPS Bank Indonesia mencatat pergerakan harga komoditas pangan nasional yang bervariasi pada pantauan terkini Senin, 13 Juli 2026. Data terbaru menunjukkan mayoritas harga beras bertahan stabil, sementara kelompok hortikultura seperti cabai dan bawang mengalami fluktuasi.
Komoditas beras kualitas medium I tercatat bertahan di angka Rp16.350 per kilogram, sedangkan beras kualitas medium II konsisten di Rp16.150 per kilogram. Kestabilan ini memberikan sinyal positif bagi daya beli masyarakat di tengah pergeseran harga pasokan pangan lainnya.
Meskipun demikian, beberapa varian beras bawah mengalami sedikit pergeseran nilai dagang. Beras kualitas bawah II merangkak naik sebesar 0,34 persen menjadi Rp14.550 per kilogram, sementara varian beras bawah I tetap kokoh di posisi Rp14.700 per kilogram.
Rincian Harga Beras dan Kelompok Hortikultura Nasional
Secara umum, pasokan beras untuk kelas premium atau super terpantau belum mengalami perubahan harga yang signifikan di pasar tradisional. Beras kualitas super I bertahan pada level Rp17.650 per kilogram, disusul oleh kualitas super II yang ajek pada posisi Rp17.150 per kilogram.
Perubahan yang cukup mencolok justru terjadi pada sektor sayuran, khususnya komoditas bawang dan cabai. Harga bawang merah ukuran sedang mengalami penurunan sebesar 2,67 persen, sehingga kini posisinya berada di angka Rp45.650 per kilogram.
Sebaliknya, kelangkaan atau dinamika pasokan membuat harga bawang putih ukuran sedang melonjak naik sebesar 1,25 persen. Komoditas ini sekarang dipasarkan pada harga Rp44.550 per kilogram oleh para pedagang eceran.
Daftar Lengkap Harga Pangan Strategis Nasional
Berikut adalah tabel pergerakan harga rata-rata komoditas pangan strategis secara nasional berdasarkan pencatatan resmi terupdate:
| Jenis Komoditas Pangan | Harga Resmi (Per Kg) | Status Perubahan |
|---|---|---|
| Beras Kualitas Bawah I | Rp14.700 | Stabil |
| Beras Kualitas Bawah II | Rp14.550 | Naik 0,34% |
| Beras Kualitas Medium I | Rp16.350 | Stabil |
| Beras Kualitas Medium II | Rp16.150 | Stabil |
| Beras Kualitas Super I | Rp17.650 | Stabil |
| Beras Kualitas Super II | Rp17.150 | Stabil |
| Bawang Merah Sedang | Rp45.650 | Turun 2,67% |
| Bawang Putih Sedang | Rp44.550 | Naik 1,25% |
| Cabai Merah Besar | Rp48.850 | Turun 2,4% |
| Cabai Merah Keriting | Rp48.600 | Turun 4,52% |
Penurunan Signifikan pada Sektor Cabai
Kelompok cabai memperlihatkan tren melandai yang cukup konsisten di berbagai wilayah peninjauan pasar strategis. Berdasarkan data olahan nasional, cabai merah besar mengalami penurunan sebesar 2,4 persen, menempatkannya di harga Rp48.850 per kilogram.
Kondisi penurunan yang lebih tajam dialami oleh komoditas cabai merah keriting. Harga jenis cabai ini terkoreksi turun sebesar 4,52 persen hingga menyentuh angka rata-rata Rp48.600 per kilogram di tingkat pedagang pasar.
Penurunan harga cabai merah keriting ini disinyalir terjadi karena melimpahnya pasokan dari sentral produksi ke pasar induk. Pergerakan harga di tingkat daerah terpantau sangat dinamis, seperti yang terjadi di wilayah Jawa Timur, Pontianak, Solo, hingga Makassar.
Variasi Tren Pasokan Sembako Antar Wilayah
Tim Ekonomi JournalArta melaporkan dinamika pangan lokal juga menunjukkan fluktuasi yang bervariasi secara regional. Di wilayah Solo, harga cabai merah besar terpantau mulai melandai secara bertahap seiring masuknya masa panen regional.
Sebaliknya, kondisi di Pontianak justru memperlihatkan lonjakan tajam untuk pasokan komoditas cabai rawit merah. Sementara itu, wilayah Makassar menghadapi situasi harga cabai dan beras yang sangat fluktuatif dalam sepekan terakhir.
Pemerintah daerah melalui dinas terkait di berbagai kota terus berupaya memperketat pengawasan distribusi barang pokok di pasar tradisional guna mengantisipasi spekulasi harga. Pemantauan berkala dilakukan secara intensif untuk menjaga stabilitas daya beli konsumen akhir.
Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.
Siskaperbapo Jawa Timur memantau pergerakan harga beberapa komoditas seperti cabai, minyak goreng, hingga elpiji yang sempat mengalami tren kenaikan operasional pada pukul 09.32 WIB. Langkah koordinasi antarwilayah kini sedang digalakkan demi menjamin kelancaran distribusi logistik pangan secara merata ke seluruh titik pasar eceran.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow