Giorgio Chiellini Berpeluang Jadi Direktur Teknik Italia Usai Paolo Maldini Mundur
Nama Giorgio Chiellini mencuat sebagai kandidat terkuat untuk mengisi posisi Direktur Teknik Timnas Italia. Perubahan ini terjadi secara mendadak hanya 16 hari setelah masa jabatan awal dimulai, seperti dilansir dari Bola. Langkah penunjukan tersebut menyusul keputusan Paolo Maldini yang memilih mengundurkan diri sekitar 27 Juli 2026.
Padahal, mantan kapten Timnas Italia itu baru saja ditunjuk pada pertengahan Juli 2026 dengan kontrak empat tahun hingga Piala Dunia 2030. Pengunduran diri Maldini dipicu oleh dinamika internal dalam pemilihan pelatih kepala baru. Rencana penunjukan Andrea Pirlo terhambat akibat persoalan konflik kepentingan dari statusnya sebagai duta merek global perusahaan taruhan.
FIGC menilai keterikatan tersebut memunculkan potensi kendala hukum, moral, dan politik. Di saat bersamaan, Maldini merasa tidak memperoleh dukungan penuh dari Presiden FIGC, Giovanni Malagò, sehingga memilih mundur dari jabatannya.
Dampak dari situasi ini juga membuat Leonardo, yang sebelumnya ditarik sebagai penasihat, ikut meninggalkan posisinya. Kondisi tersebut mendorong pimpinan federasi untuk mempertimbangkan figur lain demi menjaga kontinuitas organisasi. Saat ini, Giorgio Chiellini mengemban tugas sebagai Chief Club Affairs Officer di FIGC setelah sebelumnya mengurus hubungan institusional. Pengalaman operasional dan pemahaman mendalam tentang internal timnas menjadi nilai plus baginya.
Mantan bek Italia yang pensiun dari laga internasional pada 2022 itu dipandang siap mengambil peran strategis. Jika Chiellini resmi ditunjuk sebagai Direktur Teknik, agenda utamanya adalah menetapkan pelatih kepala baru. Beberapa nama pelatih papan atas mulai dikaitkan dengan posisi pelatih Timnas Italia. Antonio Conte dan Roberto Mancini menjadi dua kandidat utama yang masuk dalam radar pembahasan strategis federasi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow