Generasi Z Pimpin Ranting PDI Perjuangan Tangga Jaya Boalemo
Regenerasi kepemimpinan di tubuh PDI Perjuangan kini bergerak ke level paling dasar organisasi dengan memberikan kepercayaan kepada kalangan Generasi Z. Dilansir dari Ulanda, Dea Lista Hasan resmi terpilih menjadi Ketua Ranting PDI Perjuangan Desa Tangga Jaya, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo, untuk masa bakti 2025–2030. Langkah kepengurusan ini membawa pesan politik mengenai pentingnya regenerasi sejak dari akar rumput.
PDI Perjuangan berupaya memberikan ruang luas bagi generasi muda untuk memimpin serta mengambil keputusan strategis. Musyawarah ranting di Desa Tangga Jaya tersebut berjalan dalam suasana demokratis dan penuh kebersamaan. Agenda pemilihan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Boalemo, Harijanto Mamangkey, dengan didampingi Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Dulupi, Wawan Mokoginta, serta Sekretaris PAC Dion Putra Sune.
Bagi DPC PDI Perjuangan Boalemo, pergantian pengurus tingkat desa dipandang sebagai strategi jangka panjang. Langkah ini penting guna menjaga kontinuitas partai di tengah pergeseran dinamika sosial serta politik yang berkembang.
Harijanto Mamangkey menjelaskan bahwa organisasi politik tidak boleh berhenti melahirkan kader baru. Kekuatan partai dinilai bertumpu pada kesiapan generasi penerus dalam menghadapi tantangan zaman tanpa mengabaikan nilai perjuangan. "Partai yang besar adalah partai yang mampu menyiapkan kader-kader penerusnya. Kehadiran Generasi Z dalam kepemimpinan ranting menjadi harapan baru untuk menjaga semangat perjuangan dan memastikan organisasi terus berkembang mengikuti dinamika zaman," kata Harijanto.
Kader dari generasi muda dianggap membawa energi yang berbeda karena memiliki kedekatan dengan teknologi. Selain itu, mereka dinilai lebih adaptif dan mampu menerapkan metode baru dalam jalinan komunikasi politik dengan warga. Meski begitu, Harijanto mengingatkan bahwa jabatan struktur ranting mengemban tanggung jawab langsung kepada masyarakat. Pengurus ranting menjadi pihak yang paling dekat dengan persoalan harian warga di lapangan.
Ranting partai diharapkan bertindak sebagai wadah pengabdian yang nyata, bukan sekadar roda penggerak organisasi. Oleh karena itu, pengurus baru dituntut memperkuat soliditas internal sekaligus menghadirkan kerja nyata bagi masyarakat. Dea Lista Hasan selaku ketua ranting terpilih menyatakan kesiapannya dalam mengemban amanah tersebut.
Ia mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh para kader di tingkat desa. Amanah kepemimpinan ini dipandangnya sebagai tanggung jawab bersama yang harus dipikul secara kolektif oleh seluruh jajaran pengurus.
"Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab bersama seluruh kader. Yang terpenting sekarang adalah memperkuat kebersamaan, menjaga kekompakan organisasi, dan menghadirkan program-program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Dea.
Kepemimpinannya ke depan akan difokuskan pada penguatan struktur di tingkat akar rumput. Dea menargetkan peningkatan partisipasi aktif kader muda dalam program sosial maupun aktivitas politik yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Relevansi organisasi politik dinilai akan terjaga jika mampu hadir menyelesaikan persoalan warga secara konsisten, bukan hanya menjelang momentum politik.
Seluruh kader diajak bergotong royong meningkatkan pelayanan di Desa Tangga Jaya. Penunjukan Dea mempertegas sinyal bahwa partai mulai membuka kesempatan bagi generasi muda di posisi strategis. Hal ini dinilai krusial mengingat perubahan dinamika politik menuntut pola kepemimpinan yang lebih fleksibel.
Isu regenerasi kini menjadi perhatian utama organisasi politik demi memastikan ketersediaan stok pemimpin masa depan. Di Boalemo, kehadiran pengurus muda di tingkat desa diharapkan mampu mengokohkan fondasi partai sejak lini terdepan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow