Gaya Rambut Baru Alejandro Garnacho Pemicu Kontroversi di Media Sosial
Pemain Chelsea, Alejandro Garnacho, mendadak menjadi pusat perhatian warganet di media sosial. Sorotan tersebut muncul setelah sang pemain memperlihatkan penampilan terbarunya dengan gaya rambut yang dinilai memicu kontroversi, seperti dilansir dari Bola. Winger yang kini menginjak usia 21 tahun tersebut memang dikenal sering mengubah model rambutnya sejak berkompetisi di Premier League.
Namun, langkah terbaru dari sang pemain justru memanen reaksi negatif dari publik setelah dirinya mengunggah sebuah video melalui akun TikTok pribadi. Tayangan video itu menunjukkan rambut Alejandro Garnacho yang telah dikepang dengan sangat rapat hingga menyentuh area kulit kepala. Model rambut yang menyerupai gaya "cornrows" serta "box braids" ini diketahui memiliki akar tradisi yang sangat kuat di dalam kebudayaan masyarakat Afrika.
Gaya rambut tersebut bukan sekadar menjadi simbol identitas budaya yang melekat. Struktur kepang tradisional ini juga menyimpan makna mendalam yang bertalian erat dengan status sosial dan rekam jejak sejarah perjuangan kelompok masyarakat Afrika.
Perubahan penampilan yang ditunjukkan oleh Alejandro Garnacho langsung memantik perdebatan yang cukup sengit. Sejumlah pengguna platform digital melayangkan tudingan bahwa mantan penggawa Manchester United tersebut telah melakukan tindakan apropriasi budaya. "Apakah Garnacho tahu kalau ini termasuk cultural appropriation?" tulis salah satu pengguna media sosial mempertanyakan aksi tersebut.
Komentar miring lainnya turut bermunculan guna menanggapi keputusan sang pemain terkait penampilannya. "Apa kamu tidak tahu bahwa cultural appropriation itu salah, atau memang tidak peduli?" bunyi tanggapan lain di kolom komentar.
Netizen lain juga ikut menyuarakan kebingungan mereka atas pilihan estetika yang diambil oleh sang pemain muda. "Apakah dia tidak sadar kalau ini cultural appropriation?" tanya pengguna internet lainnya. Bahkan, ada pula warganet yang memberikan penilaian bahwa tampilan baru itu sangat memalukan, sembari menyebut sang winger kerap memicu tren karena faktor yang keliru.
Performa Belum Optimal bersama Chelsea
Alejandro Garnacho didatangkan oleh Chelsea dari Manchester United pada bursa transfer musim panas tahun lalu. Nilai investasi yang digelontorkan oleh pihak manajemen klub untuk memboyongnya mencapai angka 40 juta paun.
Kendati demikian, performa perdananya di Stadion Stamford Bridge tercatat belum berjalan secara maksimal sesuai dengan ekspektasi awal. Pemain berkebangsaan Argentina ini tercatat baru mengemas satu gol dari total 24 laga yang dilakoni di ajang Premier League. Kontribusi nyata dari sang pemain justru lebih banyak terlihat ketika dirinya turun dalam turnamen domestik maupun kompetisi antarklub Eropa.
Alejandro Garnacho berhasil melesakkan tujuh gol sepanjang 19 pertandingan di Piala FA, Piala Liga Inggris, dan Liga Champions. Sejak mencatatkan penampilan perdana bersama Timnas Argentina pada tahun 2023, dirinya tercatat sudah mengumpulkan delapan caps. Namun, performanya yang dinilai belum konsisten di level klub membuatnya terlempar dari daftar skuad Timnas Argentina untuk ajang Piala Dunia.
Persiapan Menghadapi Tur Pramusim
Walaupun penampilannya belum stabil, Alejandro Garnacho masih mengantongi ikatan kontrak jangka panjang bersama kubu The Blues hingga tahun 2032. Di dalam klausul kontrak tersebut, ia menerima upah berkisar di angka 110 ribu paun untuk setiap pekan.
Dalam waktu dekat, sang pemain dijadwalkan bakal segera kembali berkumpul bersama skuad di pusat latihan Cobham. Agenda tersebut ditujukan sebagai persiapan awal tim dalam menyongsong laga-laga pramusim. Chelsea sendiri sudah merancang agenda perjalanan tur pramusim menuju Australia dan Hong Kong yang akan bergulir pada Juli mendatang. Tim asuhan London Barat ini dijadwalkan bertanding melawan Western Sydney Wanderers serta Tottenham Hotspur di Accor Stadium, Sydney.
Setelah merampungkan agenda pertandingan di Australia, rombongan tim akan langsung bertolak menuju Hong Kong. Skuad Chelsea bakal menantang Juventus di Kai Tak Stadium dalam rangkaian turnamen Hong Kong Football Festival yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Agustus.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow