Chelsea Beri Klarifikasi Usai Unggahan Sindiran untuk Arsenal Viral

Smallest Font
Largest Font

Chelsea akhirnya memberikan klarifikasi mengenai unggahan media sosial mereka yang menjadi viral setelah Arsenal menelan kekalahan dari Paris Saint-Germain (PSG) pada final Liga Champions 2026. Seperti dikutip dari Bola, akun media sosial Chelsea mempromosikan tur stadion Stamford Bridge tidak lama setelah Arsenal kalah dalam babak adu penalti di Budapest pada Sabtu, 30 Mei 2026. Langkah klub London Barat tersebut menarik perhatian publik karena mereka menampilkan foto trofi Liga Champions di slide pertama, diikuti gambar trofi Piala Dunia Antarklub dan visual bertuliskan "Pride of London".

Unggahan itu memicu reaksi besar dari para pengguna media sosial yang menilai Chelsea sengaja menyindir Arsenal karena rival sekota mereka kembali gagal memenangi kompetisi tertinggi Eropa tersebut.

Arsenal menghadapi partai final dengan ambisi besar untuk meraih gelar juara Eropa pertama mereka, namun skuad asuhan Mikel Arteta harus menyerah dari PSG melalui adu penalti di Puskas Arena, Budapest. Kegagalan tendangan penalti dari bek Gabriel Magalhaes menjadi momen krusial yang membuat bola melambung di atas mistar, sekaligus memastikan PSG mempertahankan gelar juara Liga Champions yang mereka raih pada musim sebelumnya.

Hasil buruk ini memperpanjang catatan tanpa trofi Liga Champions bagi Arsenal yang kini sudah dua kali menembus laga final namun selalu gagal menjadi juara, berbeda dengan Chelsea yang telah mengoleksi dua gelar juara di ajang tersebut.

Respons Resmi Chelsea

Setelah unggahan tersebut menuai kontroversi dan viral di internet, Chelsea merilis pernyataan baru lewat akun media sosial resmi mereka. Pihak The Blues bahkan mengakui secara terbuka bahwa unggahan promosi tur stadion yang mereka buat sebelumnya dapat dianggap berlebihan. "Kami mungkin pantas mendapat kartu merah lagi untuk unggahan terakhir itu!" tulis Chelsea.

"Namun, dengan serius, selamat kepada @Arsenal atas keberhasilan menjuarai Liga Inggris dan perjalanan yang luar biasa di Liga Champions."

"Kami menantikan persaingan dengan kalian lagi musim depan." Pernyataan bernada santai tersebut dinilai sebagai langkah manajemen Chelsea untuk meredakan tensi dan kontroversi yang telanjur berkembang di kalangan suporter.

Catatan Musim Sulit The Blues

Chelsea sendiri baru saja melewati musim 2025/2026 yang penuh dengan hambatan, termasuk performa tidak konsisten yang membuat mereka harus mengganti manajer hingga dua kali dalam satu musim.

Selain gagal mengamankan tiket ke kompetisi Eropa untuk musim depan, Chelsea juga harus puas menjadi runner-up Piala FA setelah ditaklukkan oleh Manchester City di partai puncak. Kondisi tersebut membuat interaksi bernada sindiran di media sosial menjadi salah satu momen yang mendapat perhatian positif dari para pendukung Chelsea di tengah periode kompetisi yang mengecewakan.

Kendati demikian, atmosfer di Stamford Bridge mulai menunjukkan optimisme baru menyusul penunjukan Xabi Alonso sebagai manajer permanen yang diharapkan mampu membawa Chelsea kembali bersaing di papan atas Liga Champions.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed