Chelsea dan AC Milan Siapkan Tur Pramusim di Jakarta
Dua klub raksasa Eropa, Chelsea dan AC Milan, dijadwalkan menggelar laga uji coba pramusim di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 8 Agustus 2026. Penyelenggara event, Nine Sport, mengungkapkan adanya sejumlah standar dan permintaan khusus dari kedua tim selama berada di Indonesia, seperti dilaporkan oleh Bola.
CEO Nine Sport, Arief Putra Wicaksono, menyebutkan bahwa pemenuhan standar tim-tim besar dunia selalu menghadirkan tantangan tersendiri bagi pihak penyelenggara lokal.
"Riders pertama kali kami buat itu, jadi suatu hal yang unik buat kami. Terus juga perbedaannya cukup signifikan antara tim Eropa atau tim Asia, atau bahkan tim Eropa kelas menengah dengan tim Eropa papan atas," ujar Arief dalam konferensi pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Selasa (28-7-2026).
Persyaratan yang diajukan mencakup detail standar pelayanan hingga menu makanan, di mana AC Milan menerapkan aturan yang sangat ketat terkait kualitas hidangan bagi para pemainnya.
"Sejauh ini kedua klub ini juga memberikan pengalaman yang sangat unik buat kami. Chelsea punya standarisasi yang beda, tapi kalau Milan dia punya standarisasi yang cukup tinggi dari segi makanan," jelas Arief.
Salah satu aturan khusus dari manajemen Rossoneri adalah pembatasan jarak maksimal antara area dapur penyediaan makanan dan ruang makan para pemain.
"Mereka tidak mau dapurnya itu lebih jauh sepuluh meter dari tempat makan mereka. Jadi, kedaluwarsa saji itu menjadi suatu hal yang penting," ucap Arief.
Perbedaan standar kedua klub sepak bola tersebut juga terlihat jelas dari pemilihan menu makanan yang diminta pascapertandingan.
"Sebagai sedikit insight saja, setelah selesai pertandingan ini Chelsea memilih untuk sekadar makan sandwich. Tapi, AC Milan minta satu ruangan untuk makan yang proper, layaknya bukan selesai bermain lalu kelaparan begitu saja. Mereka benar-benar ingin makan yang proper," ungkapnya.
Rangkaian agenda tur kedua tim di Jakarta meliputi meet and greet, coaching clinic, open training, gala dinner, hingga joint press conference. Penyelenggara sempat menghadapi kendala administratif terkait urutan penulisan nama klub pada publikasi laga.
"Karena pertama kalinya kami di Nine Sport membawa dua tim ke sini, banyak hal yang menarik buat kami. Karena dari pemilihan nama pun itu jadi suatu kendala," kata Arief.
Chelsea mengajukan permintaan agar nama klubnya ditulis di urutan pertama dalam ajang uji coba tersebut alih-alih menggunakan urutan alfabetis.
"Jadi, siapa yang mau disebut duluan saja itu jadi perdebatan. Tadinya kami pikir simpelnya berdasarkan alfabet, tapi salah satu klub tidak mau karena sudah ketahuan siapa yang menang berdasarkan urutan penyebutan," tutur Arief.
Penyesuaian tidak hanya dilakukan pada urutan penamaan pertandingan, melainkan juga mencakup pemilihan fasilitas akomodasi dan hotel selama agenda berlangsung.
"Jadi, ada pemilihan-pemilihan seperti itu yang cukup unik buat kami, termasuk mengenai hotel dan seterusnya," ucapnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow