Bupati Gorontalo Sofyan Puhi Melepas Pawai Hijratul Rasul 1448 Hijriah
Ribuan peserta memadati kawasan Rumah Adat Bandayo Poboide, Limboto, untuk menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan tahunan bertajuk Pawai Hijratul Rasul Gorontalo tersebut diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat sejak pagi hari.
Seperti dilansir dari Ulanda, peserta pawai terdiri dari anak-anak tingkat TK dan PAUD, sekolah dasar, madrasah, kelompok majelis taklim, hingga masyarakat umum. Mereka hadir dengan membawa berbagai atribut bernuansa Islami.
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi berdiri di hadapan para peserta sebelum melepas jalannya arak-arakan secara resmi. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa peringatan momen keagamaan ini memiliki makna mendalam yang melampaui seremoni tahunan.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar memahami sejarah hijrah Rasulullah SAW serta mengenal pentingnya momentum 1 Muharram dalam kehidupan umat Islam,” kata Sofyan.
Sofyan menilai pelibatan anak-anak sejak usia dini menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter yang mendukung pembangunan daerah. Nilai-nilai perjuangan Rasulullah SAW dianggap tetap relevan menjadi landasan moral generasi muda di tengah perubahan sosial yang cepat.
Ia memandang Pawai Hijratul Rasul Gorontalo sebagai media pembelajaran efektif untuk mengenalkan sejarah Islam dan menanamkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW.
“Anak-anak perlu memahami bahwa kalender Islam bukan sekadar penanda waktu. Di dalamnya ada sejarah, ada nilai perjuangan, ada teladan yang perlu diwariskan dari generasi ke generasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sofyan menyatakan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur melalui aspek fisik atau pertumbuhan ekonomi. Kemajuan daerah juga harus bertumpu pada penguatan mental dan spiritual masyarakat secara beriringan.
“Pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga harus berjalan seiring dengan pembangunan mental, moral, dan spiritual masyarakat,” katanya.
Agenda rutin ini dihadiri pula oleh Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Selain itu, Sekretaris Daerah, jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah, serta para tokoh agama dan masyarakat turut menyaksikan acara tersebut.
Sebelum kegiatan berakhir, Sofyan memberikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk guru dan orang tua, yang konsisten menjaga tradisi ini.
“Saya berharap momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan memperkuat persatuan dalam membangun Kabupaten Gorontalo yang religius dan berbudaya,” tutur Sofyan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow