Arsenal Menjuarai Premier League Setelah Menanti 22 Tahun

Smallest Font
Largest Font

Arsenal mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun untuk kembali menjuarai Premier League setelah memetik kemenangan 2-1 atas Crystal Palace di Selhurst Park pada Minggu (24-5-2026) malam, sebagaimana dilansir dari Bola. Gelar juara ini merupakan puncak dari proyek jangka panjang manajer Mikel Arteta yang telah menukangi klub selama hampir tujuh tahun, setelah dalam tiga musim berturut-turut sebelumnya Arsenal hanya finis sebagai runner-up. Keberhasilan merengkuh trofi ini juga menandai momen penting bagi Arteta yang akhirnya mampu mengungguli mantan mentornya, Pep Guardiola, dalam perburuan takhta juara liga sebelum pelatih Manchester City tersebut hengkang pada akhir musim.

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, tidak dapat menyembunyikan emosinya setelah berhasil mengangkat trofi Premier League untuk pertama kalinya sepanjang karier kepelatihannya.

"Itu luar biasa," kata Arteta setelah pertandingan. Arteta juga mengungkapkan rasa syukurnya melihat kebahagiaan seluruh elemen klub yang telah lama menantikan momen perayaan gelar juara ini.

"Lihat kebahagiaan semua orang. Mereka sudah menunggu momen ini sangat lama." Pelatih asal Spanyol tersebut mengakui bahwa perjalanan meraih gelar ini tidaklah mudah dan dipenuhi berbagai rintangan.

"Kami melewati banyak masa sulit sepanjang perjalanan, tetapi semuanya terasa sepadan ketika melihat reaksi seperti itu," ujarnya. Setelah memastikan gelar juara, Arteta menegaskan komitmennya untuk menikmati momen bersejarah tersebut bersama seluruh anggota skuadnya. "Sekarang waktunya menikmati semuanya dan melepas sejenak topi sebagai pelatih."

Ia memuji kerja keras anak asuhnya yang memperlihatkan karakter kuat sepanjang kompetisi berlangsung.

"Saya pikir kami menunjukkan koneksi, komitmen, dan keberanian yang luar biasa. Semua yang terjadi di sekitar kami justru menambah rasa lapar untuk mencapai ini," tutur Arteta. Kemenangan ini dinilai menjadi awal era baru bagi Arsenal seiring dengan penurunan performa tim-tim rival utama mereka seperti Liverpool, Manchester United, dan Chelsea di papan klasemen. Meskipun baru saja merayakan gelar juara, Arteta langsung memberikan peringatan tegas kepada pasukannya mengenai tanggung jawab besar yang kini mereka pikul.

"Saya mengatakan kepada para pemain bahwa seragam ini sekarang punya arti berbeda," ujar Arteta dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Arteta menegaskan status baru sebagai juara liga memberikan aura positif sekaligus tantangan untuk mempertahankan prestasi tersebut. "Kami adalah juara, dan itu membawa rasa percaya diri, aura, dan energi yang berbeda."

Ia pun menuntut peningkatan standar performa karena merasa timnya masih memiliki potensi besar untuk meraih kesuksesan yang lebih tinggi. "Tetapi, itu juga membawa tanggung jawab baru. Tugas saya sekarang, dan semua orang di klub, adalah menaikkan standar lebih tinggi lagi karena saya yakin kami mampu mencapai lebih banyak," tuturnya.

Manajemen klub mengonfirmasi kesiapan mereka untuk terus mendukung ambisi besar Arteta, termasuk dalam perburuan gelar Liga Champions perdana bagi sejarah klub. "Saya ingin parade dengan dua trofi besar," kata Arteta. Dukungan finansial kuat dipastikan tetap mengalir dari pihak manajemen setelah klub membelanjakan sekitar 250 juta paun pada musim panas lalu untuk mendatangkan pemain baru seperti Viktor Gyokeres dan Martin Zubimendi.

Wakil Ketua Arsenal, Josh Kroenke, menegaskan bahwa seluruh elemen klub layak mendapatkan apresiasi tertinggi atas investasi emosional dan finansial yang telah dicurahkan.

"Kalau ada yang pantas mendapatkan ini, itu adalah grup ini," kata Kroenke kepada Sky Sports. Kroenke berjanji pihak manajemen akan terus memfasilitasi kebutuhan tim agar skuad asuhan Arteta tetap kompetitif di level tertinggi. "Kami berinvestasi secara emosional, finansial, semuanya. Klub ini sangat berarti bagi kami."

Ia juga berkomitmen untuk menjaga kesinambungan performa Arsenal dengan menyediakan seluruh sumber daya yang diperlukan pada musim mendatang.

"Kami hanya harus terus menyediakan sumber daya agar mereka bisa melakukan hal luar biasa seperti musim ini." Guna mempertahankan konsistensi performa sebagai juara bertahan, manajemen Arsenal kini bersiap kembali aktif di bursa transfer musim panas untuk berburu gelandang, penyerang sayap kiri, serta penyerang tengah baru sembari menjaga keseimbangan neraca keuangan klub.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed