Arsenal Beri Nicolas Jover Bonus Melimpah berkat Gol Bola Mati
Keberhasilan Arsenal dalam mengonversi peluang dari situasi bola mati pada musim 2025/2026 tidak hanya membuahkan trofi. Pelatih spesialis bola mati mereka, Nicolas Jover, dikabarkan meraup insentif finansial yang sangat besar berkat produktivitas tersebut. Pria asal Prancis ini menjadi elemen krusial dalam jajaran staf kepelatihan yang dipimpin Mikel Arteta.
Perannya sangat menonjol karena mampu mengubah klub menjadi kekuatan yang menakutkan sekaligus paling kokoh saat mengantisipasi skema serupa. Seperti dilaporkan oleh Bola, skuad Meriam London mencatatkan angka gol bola mati tertinggi sekaligus jumlah kebobolan paling minim di Liga Inggris musim ini. Efektivitas rancangan strategi Jover, khususnya pada tendangan sudut, memberikan pengaruh besar bagi performa tim di lapangan.
Keberhasilan mengakhiri puasa gelar Liga Inggris selama 22 tahun serta menembus final kompetisi Eropa membuat manajemen memberikan apresiasi khusus. Kontrak pria berusia 44 tahun tersebut diketahui memuat klausul insentif yang sangat menguntungkan.
Berdasarkan laporan FootballInsider247, Jover mengantongi bonus senilai 10 ribu paun atau berkisar Rp239,8 juta untuk setiap gol yang lahir dari tendangan sudut maupun bebas. Jumlah akumulatif yang diterimanya membengkak seiring tingginya produktivitas lini serang. Klub London Utara tersebut sukses memecahkan rekor kompetisi domestik dengan menggelontorkan 19 gol dari skema sepak pojok. Ditambah lagi, terdapat empat gol bola mati di pentas Eropa serta lima gol lain pada turnamen domestik sekunder.
Secara total, anak asuh Mikel Arteta mengemas 34 gol non-penalti dari bola mati di semua kompetisi sepanjang musim. Jika seluruh torehan itu masuk dalam kalkulasi klausul kontrak, sang pelatih berpotensi membawa pulang sekitar 340 ribu paun atau melampaui Rp8 miliar.
Rekam Jejak Karier dan Kritik Rival
Manajemen mendatangkan mantan asisten Montpellier dan Brentford tersebut dari Manchester City pada tahun 2021. Mikel Arteta sudah memahami kualitasnya secara personal karena pernah bekerja bersama di Stadion Etihad. Kendati metodenya sangat efektif, pendekatan agresif Jover di area teknis kerap memancing reaksi negatif dari tim lawan.
Mantan arsitek Tim Nasional Belanda, Ronald Koeman, sempat melontarkan kritik tajam mengenai ketergantungan strategi tersebut. "Tanpa tendangan sudut, Arsenal tidak akan menjadi juara," kata Koeman.
Komentar tersebut tidak memengaruhi posisi sang pelatih di internal klub, melainkan justru menegaskan tingkat keberhasilan skema yang ia bangun. Kontraknya saat ini berlaku hingga 2027, dan ia diproyeksikan segera menandatangani kesepakatan baru bersamaan dengan Mikel Arteta.
| Nama Klub | Jumlah Gol Bola Mati | Jumlah Kebobolan |
|---|---|---|
| Arsenal | 29 | 8 |
| Manchester United | 26 | 18 |
| Leeds United | 23 | 24 |
| Newcastle United | 21 | 23 |
| Chelsea | 21 | 19 |
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow