Alvaro Arbeloa Kecam Pembocor Rahasia Internal Real Madrid
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengecam keras tindakan pembocoran informasi internal klub setelah insiden perselisihan antara Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni seusai latihan pada Kamis lalu tersebar ke media.
Dilansir dari Bola, Arbeloa justru memberikan pujian terhadap profesionalisme kedua pemainnya pascakeributan tersebut, namun ia sangat menyayangkan bocornya kejadian ruang ganti ke publik hanya dalam hitungan jam.
Kecaman ini menambah panjang perhatian Arbeloa terhadap kerahasiaan tim, setelah pekan sebelumnya ia juga sempat menyinggung isu serupa saat merespons rumor keretakan hubungannya dengan Dani Ceballos.
"Saya pernah punya rekan setim yang mengambil tongkat golf lalu memukul pemain lain memakai benda itu," kata Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.
Mantan bek Real Madrid tersebut menegaskan bahwa segala kejadian yang berlangsung di dalam internal tim semestinya tidak menjadi konsumsi publik.
"Apa yang terjadi di ruang ganti Real Madrid seharusnya tetap berada di ruang ganti Real Madrid. Itulah yang paling menyakitkan bagi saya. Situasi seperti ini selalu ada, tetapi saya juga tidak sedang membenarkannya," imbuh Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.
Arbeloa menyatakan bahwa perkelahian antara Valverde dan Tchouameni sebenarnya hanya insiden kecil yang membesar karena adanya cedera luka sobek yang dialami oleh Valverde.
"Itu cuma sebuah insiden, dan kami sedang kurang beruntung karena Fede mengalami luka sobek. Itu lebih karena nasib buruk dibanding apa yang sebenarnya terjadi. Mereka sudah saling meminta maaf, dan sekarang kami harus fokus ke pertandingan," ungkap Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.
Lebih lanjut, tindakan menyebarkan rahasia tim ini dinilai sebagai perbuatan yang mencederai integritas institusi klub secara keseluruhan.
"Saya ulangi lagi, membocorkan hal-hal yang terjadi di ruang ganti menurut saya adalah bentuk pengkhianatan dan ketidaksetiaan terhadap lambang klub ini," ujar Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.
Hingga saat ini, sang pelatih mengaku belum mengetahui identitas oknum yang menjadi dalang di balik tersebarnya berita sensitif tersebut ke pihak pers.
"Tidak, saya tidak bekerja untuk CIA dan saya tidak menuduh pemain. Ada banyak orang yang terlibat di Real Madrid. Apa yang terjadi dengan para pemain saya, akan tetap menjadi urusan mereka dan saya. Kami harus memberi contoh," ucap Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.
Kondisi internal Real Madrid belakangan ini kerap disorot media Spanyol, termasuk isu perselisihan Alvaro Carreras dengan Antonio Rudiger serta kabar ketidakpuasan terhadap Kylian Mbappe, yang memicu pihak klub untuk memburu sosok mata-mata di dalam tim.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow