Anthony Gordon Gabung Barcelona Tetap Hadapi Peringatan Menembus Tim Utama

Smallest Font
Largest Font

Kepindahan Anthony Gordon ke Barcelona senilai 70 juta paun menjadi salah satu transaksi terbesar pada bursa transfer musim panas ini. Seperti dikutip dari Bola, pemain Tim Nasional Inggris tersebut langsung mendapatkan peringatan mengenai kesempatannya untuk bermain secara reguler di skuad utama. Barcelona berhasil mengamankan tanda tangan Gordon setelah memenangkan persaingan ketat dengan raksasa Jerman, Bayern Munchen.

Kehadiran pemain berusia 25 tahun ini sekaligus melanjutkan tren peningkatan pesepak bola Inggris yang memilih berkarier di luar negeri.

Mantan pemain Newcastle United tersebut menjadi rekrutan anyar setelah Marcus Rashford lebih dulu merapat ke Camp Nou sebagai pemain pinjaman dari Manchester United pada musim panas 2025. Langkah Barcelona menjadikan Gordon sebagai buruan utama di bursa transfer memicu pertanyaan dari beberapa analis sepak bola Eropa.

Raphael Honigstein, Kevin Hatchard, dan Andy Brassell mempertanyakan seberapa besar peluang sang penyerang sayap untuk masuk ke dalam susunan pemain utama bentukan Hansi Flick. Meskipun demikian, Brassell mengaku dapat memahami alasan di balik ketertarikan Barcelona terhadap kualitas yang dimiliki Gordon.

"I pikir kecocokan antara Gordon dan Barcelona sangat menarik," kata Brassell. "Makin banyak pemain Inggris yang memilih bermain di luar negeri. Dulu hal seperti ini tidak terlalu sering terjadi, terutama karena gaji terbaik ada di Liga Inggris." Brassell menilai sang pemain datang ke Spanyol dengan motivasi dan tekad yang sangat kuat untuk meraih kesuksesan.

"Anthony Gordon benar-benar bertekad menjadikan transfer ini sukses besar. Ini adalah kesepakatan yang membuat semua pihak senang, baik klub penjual, klub pembeli, maupun pemain."

Karakteristik permainan Gordon dinilai menjadi alasan utama mengapa dirinya direkomendasikan kepada manajemen Blaugrana. "Energinya, kemampuannya melakukan pressing, dan fakta bahwa dia kini lebih memahami peran sebagai penyerang tengah menjadi beberapa alasannya," ulasnya. Di samping faktor teknis, kegagalan Barcelona memboyong Julian Alvarez karena harga yang terlampau tinggi ikut memuluskan jalan bagi transfer ini.

Persaingan Ketat dengan Raphinha dan Lamine Yamal

Terlepas dari kelebihan tersebut, Brassell masih meragukan kapasitas Gordon untuk langsung menggeser pilar lini serang Barcelona yang sudah ada.

"Saya belum sepenuhnya yakin," ujarnya. "Saya sudah cukup sering melihatnya bermain secara langsung dan saya mengerti mengapa dia direkomendasikan ke Barcelona."

"Tetapi, koreksi saya jika salah, bagaimana caranya dia masuk ke tim utama dan menggeser Raphinha atau Lamine Yamal, kecuali ada kekhawatiran jangka panjang mengenai kondisi kebugaran kedua pemain tersebut?" Pertanyaan serupa juga muncul ketika membandingkan situasi Gordon dengan keberadaan Marcus Rashford di dalam tim.

"Saya bertanya-tanya, jika memang situasinya seperti itu, mengapa tidak mempertahankan Marcus Rashford yang sudah terbukti bisa menjalankan peran tersebut dan tidak bermasalah dengan statusnya di tim?" "Saya tahu banyak yang membicarakan soal gaji, tetapi Rashford sudah menerima pemotongan gaji besar demi bermain di sana karena dia memang ingin bertahan. Anggapan bahwa Barcelona hanya membayar penuh gajinya dari Manchester United tidak benar," lanjutnya.

Pertimbangan Struktur Finansial Jangka Panjang

Manajemen Barcelona sebenarnya memiliki opsi untuk mempermanenkan Rashford dengan biaya sekitar 26 juta paun, namun proses negosiasi harga yang lebih rendah masih berjalan.

Walaupun nilai transfer Gordon jauh lebih menguras dompet, struktur keuangan jangka panjangnya dinilai lebih menguntungkan klub.

Gordon berusia hampir empat tahun lebih muda daripada Rashford dan bersedia menerima upah yang lebih rendah dari gaji Rashford di Manchester United yang mencapai 300 ribu paun per pekan.

Bayang-Bayang Kompetisi Lini Depan dan Target Klub

Tingkat persaingan di sektor depan berpotensi semakin sengit apabila Barcelona tetap bergerak mendatangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid.

Tawaran awal senilai 87 juta paun telah ditolak karena Atletico Madrid dilaporkan hanya mau melepas penyerang Timnas Argentina itu dengan harga 104 juta paun. Langkah agresif ini diambil Barcelona demi menambah variasi di lini serang dalam upaya mengejar gelar juara Liga Champions yang keenam. Efektivitas Gordon pun diprediksi akan terus menjadi bahan perdebatan jika ia diplot sebagai penyerang tengah.

Ia bakal dibanding-bandingkan dengan Robert Lewandowski yang mengoleksi lebih dari 629 gol dalam 869 pertandingan sepanjang kariernya.

Sebagai perbandingan, Gordon yang lebih dominan beroperasi di posisi sayap baru mengemas 71 gol dari total 304 pertandingan. Direktur Olahraga Barcelona, Deco, beserta jajaran petinggi klub berharap rekrutan baru ini bisa menghadirkan kompetisi yang sehat sekaligus menjadi opsi solutif di lini serang.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed