Adhyaksa FC Jajaki Stadion Tuah Pahoe Jadi Markas Baru Super League
Keinginan masyarakat Kalimantan Tengah untuk melihat kembali perwakilan daerahnya di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia berpotensi besar segera terwujud.
Klub promosi Adhyaksa FC memberikan indikasi kuat akan memilih Palangka Raya sebagai lokasi markas baru mereka dalam mengarungi kompetisi Super League musim depan, seperti dikutip dari Bola.
Sinyal keseriusan ini ditandai lewat langkah Presiden Adhyaksa FC, Eko Setyawan, yang datang langsung untuk meninjau kondisi Stadion Tuah Pahoe di Palangka Raya.
Langkah penjajakan terhadap stadion kebanggaan warga Kalimantan Tengah tersebut dilakukan demi mempersiapkan wadah home base yang representatif bagi klub.
Kehadiran tim ini menjadi kabar gembira bagi para penggemar sepak bola di Bumi Tambun Bungai setelah sekian lama absen memiliki wakil di kasta tertinggi.
Selain memicu prestasi di lapangan hijau, eksistensi klub profesional di daerah dinilai mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat serta menggeliatkan sektor pariwisata olahraga.
Rencana perpindahan dan kerja sama ini bukan merupakan program mendadak, melainkan tindak lanjut dari komunikasi yang telah diinisiasi bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sejak dua tahun lalu.
Pada pertemuan terdahulu, Gubernur Kalimantan Tengah sempat memaparkan melimpahnya potensi serta talenta muda sepak bola di daerahnya yang membutuhkan ruang perkembangan ke level profesional.
"Kami datang ke Palangka Raya untuk menindaklanjuti pembicaraan yang sudah berlangsung dua tahun lalu dengan Pak Gubernur terkait kerja sama pembangunan sepak bola di Kalimantan Tengah. Saat itu beliau menyampaikan bahwa daerah ini memiliki banyak talenta muda yang berpotensi menjadi pemain profesional bahkan memperkuat Timnas Indonesia," ujar Eko Setyawan.
Keberhasilan Adhyaksa FC menembus kasta Super League kini membuka jalan lebar untuk mengonstruksikan bentuk kolaborasi yang lebih nyata di Kalimantan Tengah.
"Sekarang Adhyaksa FC sudah berada di level Super League. Kami siap bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk membangun ekosistem sepak bola yang sehat dan melahirkan pemain-pemain berkualitas untuk masa depan Indonesia," kata Eko Setyawan.
Bawa Program Elite Pro Academy
Manajemen Adhyaksa FC tidak hanya memboyong tim senior ke Palangka Raya, melainkan turut menyiapkan program pembinaan berjenjang lewat Elite Pro Academy.
Program pembinaan usia muda tersebut dipersiapkan untuk mencakup tiga kelompok umur sekaligus, yakni kategori U-16, U-18, hingga U-20.
Pemain muda lokal asli Kalimantan Tengah akan mendapatkan status prioritas utama dalam ekosistem akademi sepak bola berkelanjutan ini.
"Kami tidak hanya datang dengan tim senior. Kami juga membawa program Elite Pro Academy. Nantinya, anak-anak asli Kalimantan Tengah akan menjadi prioritas untuk mendapatkan kesempatan berkembang dan berkompetisi di level nasional," tegas Eko Setyawan.
Sistem pembinaan yang terstruktur diharapkan mampu mempermudah jalan bagi bakat lokal untuk menembus karier profesional tanpa harus merantau sejak usia dini.
Perjalanan Empat Tahun Menuju Kasta Tertinggi
Tata kelola manajemen yang profesional menjadi modal utama Adhyaksa FC yang mampu melompat dari level amatir hingga ke kasta tertinggi hanya dalam kurun waktu empat tahun.
Catatan tersebut dianggap sebagai bukti nyata dari visi jangka panjang manajemen dalam mengelola sebuah klub sepak bola modern.
"Kami datang dengan manajemen yang profesional. Adhyaksa FC lahir dari kompetisi amatir dan berhasil menembus kasta tertinggi sepak bola Indonesia dalam waktu empat tahun. Kami ingin melanjutkan semangat yang pernah dibangun Kalteng Putra ketika tampil di Liga 1," ungkap Eko Setyawan.
Dukungan kolektif kini diharapkan mengalir dari seluruh elemen di Kalimantan Tengah, mulai dari jajaran pemerintah, pelaku sepak bola, hingga komunitas suporter lokal.
"Kami berharap perjuangan membangun sepak bola Kalimantan Tengah bisa mendapat dukungan dari semua pihak. Ini bukan hanya tentang sebuah klub, tetapi tentang masa depan sepak bola daerah," tutur Eko Setyawan.
Sepak Bola untuk Semua Masyarakat
Adhyaksa FC juga mengusung misi menjadikan pertandingan sepak bola sebagai sarana hiburan sehat yang inklusif sekaligus ruang interaksi sosial warga.
Stadion diharapkan menjelma menjadi pusat aktivitas yang mempererat hubungan antarwarga melalui kultur menonton langsung bersama keluarga.
"Saya berharap sepak bola bisa menjadi tempat berkumpul keluarga, menjadi sarana wisata olahraga, dan tempat bersilaturahmi bersama teman maupun rekan kerja di stadion. Sepak bola harus menjadi milik semua masyarakat," ujar Eko Setyawan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow