Adhan Dambea Soroti Perbedaan Bonus Juara MTQ Kota dan Provinsi Gorontalo
Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di tingkat Kota Gorontalo dan tingkat Provinsi Gorontalo kini menjadi perhatian publik akibat adanya perbedaan penghargaan bagi para pemenang. Dilansir dari Ulanda, bonus untuk para juara MTQ tingkat Kota Gorontalo telah disiapkan sejak awal dan langsung diserahkan begitu pemenang diumumkan. Kondisi ini berbeda dengan jalannya MTQ tingkat Provinsi Gorontalo, karena bonus bagi pemenang baru dipersiapkan setelah seluruh rangkaian acara selesai.
Perbedaan tersebut tidak hanya terjadi pada waktu penyerahan, tetapi juga pada nilai penghargaan yang dinilai memiliki selisih cukup jauh.
Para pemenang MTQ tingkat Kota Gorontalo mendapatkan hadiah berupa ibadah umrah, sedangkan penghargaan di tingkat provinsi dilaporkan tidak sebesar itu. Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea sangat menyayangkan perbedaan tersebut dan menilai perhatian pada kegiatan keagamaan seharusnya menjadi prioritas utama yang lebih serius.
Menurutnya, persoalan pemberian penghargaan serta fasilitas pendukung kegiatan keagamaan perlu memperoleh perhatian lebih dari pemerintah daerah. Adhan juga menyinggung kurangnya perhatian terhadap kegiatan keagamaan pada periode-periode sebelumnya berdasarkan pengalamannya.
Ia mengaku tidak pernah menerima undangan untuk menghadiri kegiatan keagamaan yang digelar pemerintah provinsi selama dirinya menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo. "Selama saya menjadi anggota legislatif di DPRD Provinsi, tidak pernah ada undangan kegiatan keagamaan yang saya terima," kata Adhan. Dirinya menegaskan bahwa Pemerintah Kota Gorontalo di bawah kepemimpinannya berkomitmen penuh untuk terus memberikan perhatian besar pada kegiatan keagamaan.
Komitmen ini disebut sejalan dengan janji yang telah ia sampaikan kepada masyarakat saat masa kampanye dahulu.
"Saya sangat memprioritaskan kegiatan keagamaan. Ini sesuai dengan yang saya sampaikan saat kampanye, yakni urus agama Allah dan urus rakyat," tegas Adhan. Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Adhan meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hadir langsung dalam menyambut kafilah Kota Gorontalo. Kehadiran para pimpinan OPD dalam acara penyambutan yang berlangsung tadi malam tersebut juga diperiksa secara langsung.
"Seluruh pimpinan OPD diabsen kehadirannya saat penyambutan kafilah Kota Gorontalo. Bagi yang tidak hadir, saya minta Sekretaris Daerah Ismail Madjid untuk memanggil mereka," ungkap Adhan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow