Zinedine Zidane Resmi Latih Timnas Prancis Gantikan Deschamps

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Zinedine Zidane resmi mengambil alih kursi kepelatihan Timnas Prancis setelah lima tahun beristirahat dari dunia sepak bola profesional. Seperti dilansir dari Bola, legenda Les Bleus tersebut menggantikan Didier Deschamps yang memutuskan mengakhiri masa jabatannya usai gelaran Piala Dunia 2026.

Keputusan ini mengakhiri spekulasi panjang mengenai masa depan kursi pelatih tim nasional. Kesempatan ini menjadi panggung bagi Zidane untuk melengkapi pencapaian kariernya dengan meraih gelar juara bersama negaranya di tingkat internasional.

Ujian perdana Zidane akan langsung dimulai pada ajang UEFA Nations League September mendatang. Setelah menyelesaikan agenda tersebut, fokus utama kepelatihannya bakal beralih pada kualifikasi Euro 2028 yang bergulir tahun depan.

Rekam jejak kepelatihan yang cemerlang sewaktu menangani Real Madrid menjadi modal utama Zidane. Mantan maestro lapangan tengah tersebut berhasil mempersembahkan tiga gelar Liga Champions secara beruntun dari 2016 hingga 2018, serta meraih dua trofi LaLiga.

Pelatih berusia 54 tahun tersebut dikenal kerap memberikan dampak instan ketika menangani tim. Pada periode pertama maupun kedua di Santiago Bernabeu, Zidane terbukti mampu membawa Madrid kembali bersaing di level tertinggi melalui kapasitas manajemen ruang ganti yang solid.

Kemampuan membangun hubungan personal dengan para pemain menjadi kekuatan utama Zidane. Pendekatan ini dinilai sangat cocok untuk iklim sepak bola internasional yang memiliki waktu persiapan relatif terbatas.

Prinsip utama Zidane adalah memberikan kenyamanan penuh agar para pemain mampu mengekstraksi kemampuan terbaik mereka di lapangan.

"Modric tidak membutuhkan saya untuk mengajarinya cara mengoper bola. Ia sudah tahu bagaimana melakukannya. Namun, saya ada untuk memastikan ia berada di lingkungan dan posisi yang tepat agar menjadi versi terbaik dirinya," kata Zidane saat masih melatih Real Madrid.

Metode pendekatan tersebut diproyeksikan bakal menguntungkan deretan pemain bintang Les Bleus seperti Kylian Mbappe, Michael Olise, Ousmane Dembele, hingga William Saliba. Untuk skema permainan, Zidane diperkirakan tetap mengandalkan formasi dasar 4-3-3 yang fleksibel.

Penyegaran Staf dan Agenda Mendatang

Komposisi pemain Timnas Prancis diprediksi tidak akan mengalami perombakan besar-besaran karena sudah dihuni deretan talenta berkualitas. Penyegaran hanya dilakukan pada beberapa posisi dengan memberikan kesempatan bagi talenta muda.

Perubahan signifikan justru terlihat di jajaran staf pelatih. David Bettoni ditunjuk sebagai asisten utama untuk menopang kinerja teknis dan operasional tim di bawah arahan Zidane.

Sejumlah nama kawakan seperti Hamidou Msaidie, Gregory Dupont, Fabien Barthez, serta Bernard Diomede juga diproyeksikan masuk ke dalam jajaran tim kepelatihan guna menjaga kesinambungan tim.

Sejak berpisah dengan Real Madrid pada 2021, Zidane sempat menepi dari panggung sepak bola untuk fokus bersama keluarga dan mengembangkan bisnis arena padel Z5. Kendati kerap dihubungkan dengan berbagai klub besar Eropa, menangani Timnas Prancis selalu menjadi prioritas utama dalam karier kepelatihannya.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed