Xiaomi Mi 4 di Tahun 2026 Menengok Kembali Performa Mantan Flagship

Smallest Font
Largest Font

Ekspektasi saya runtuh saat menyalakan kembali Xiaomi Mi 4 di tengah gempuran teknologi tahun 2026 yang serba instan ini. Kenangan tentang ponsel premium dengan harga merakyat langsung menyeruak begitu bodi ringkasnya mendarat di telapak tangan.

Saya ingat betul bagaimana perangkat ini memicu kehebohan besar ketika pertama kali diperkenalkan secara resmi dalam acara Xiaomi New Product Launch Event 2014 pada 22 Juli 2014 di CNCC. Tidak lama setelah pengenalan megah tersebut, Xiaomi secara resmi merilisnya ke pasar pada Agustus 2014 sebagai senjata utama mereka.

Melihatnya sekarang memberikan perspektif baru tentang bagaimana sebuah mahakarya masa lalu bertahan melawan zaman.

Jantung mekanis ponsel ini digerakkan oleh chipset Qualcomm Snapdragon 801.

Pada masa kejayaannya, komponen konkret ini menawarkan lompatan performa yang sangat signifikan bagi para pencinta teknologi seluler. Chipset Snapdragon 801 ini memberikan kecepatan komputasi 14% lebih cepat jika kita bandingkan langsung dengan generasi pendahulunya.

Sektor grafisnya pun tidak kalah bertenaga pada waktu itu.

Pemrosesan gambar pada chipset ini tercatat hampir 2 kali lipat lebih gesit, atau tepatnya 45% lebih cepat dibanding pendahulunya. Peningkatan arsitektur sistem ini membuat navigasi menu terasa sangat responsif.

Namun, mari kita bicarakan realitasnya saat ini.

Meskipun arsitektur komputasi ini pernah menjadi raja, arsitektur mobile lawas ini megap-megap menghadapi aplikasi modern tahun 2026. Aplikasi masa kini menuntut manajemen memori yang jauh lebih kompleks daripada standar tahun 2014.

Dari spesifikasinya, menurut saya performa Snapdragon 801 pada Xiaomi Mi 4 kini hanya cocok untuk kebutuhan komparasi sejarah atau koleksi nostalgia semata. Dan bukan untuk menunjang produktivitas harian yang intensif.

Layar Kompak Sharp JDI dengan Saturasi Warna Tinggi

Satu hal yang paling saya kagumi dari ponsel ini adalah kualitas visual layarnya.

Xiaomi Mi 4 menggunakan layar IPS Full HD berukuran 5 inci yang dipasok oleh pabrikan ternama Sharp atau JDI. Ukuran layar 5 inci ini terasa sangat mungil di tangan saya yang sudah terbiasa dengan panel raksasa di atas 6 inci.

Kualitas reproduksi warnanya benar-benar patut diacungi jempol.

Panel ini dibekali dengan teknologi saturasi warna tinggi sebesar 84% NTSC gamut. Angka ini menandakan kemampuan layar yang 17% lebih baik dalam saturasi warna keseluruhan jika disandingkan dengan standar layar ponsel kompetitor di era yang sama.

Menonton video beresolusi tinggi di panel IPS ini masih memberikan kepuasan visual yang cukup solid berkat kerapatan pikselnya yang padat.

Kamera Sony IMX 214 yang Mengejutkan di Kondisi Terang

Sektor fotografi perangkat ini dipersenjatai dengan komponen perangkat keras yang tidak main-main pada masanya.

Sisi belakang bodi menampung sensor kamera berkecepatan tinggi Sony IMX 214 13MP Exmor RS yang dipadukan dengan konfigurasi lensa 6-element. Kamera utama ini mengusung bukaan lensa atau aperture f/1.8 yang tergolong sangat besar untuk ukuran smartphone rilisan tahun 2014.

Kemampuan menangkap momen dari sensor Sony IMX 214 ini terbilang sangat instan.

Fitur kamera belakang ini didukung oleh kecepatan autofocus yang hanya membutuhkan waktu 0,3 detik saja untuk mengunci objek foto. Selain itu, Anda juga bisa menikmati fitur burst shoot HDR real-time yang mampu memberondong hingga 10 gambar per detik tanpa jeda berarti.

Bagi pencinta videografi, kamera belakang ini sudah mampu melakukan perekaman video 4K UHD dengan resolusi 3128 x 2160 piksel.

Hasil rekaman video beresolusi 4K UHD ini menyajikan detail yang cukup melimpah saat pencahayaan lingkungan sekitar melimpah. Sayangnya, ketiadaan sistem stabilisasi modern membuat rekaman video rentan terhadap guncangan tangan.

Flagship 11 tahun yang lalu! Nekat pake Xiaomi Mi 4 di 2026 | Retro n Random

Keterbatasan Jaringan Seluler dan Pengisian Daya Cepat

Di sinilah kelemahan terbesar yang membuat perangkat ini terasa sangat usang di era sekarang.

Sektor konektivitas seluler pada varian model unlocked ini masih terkunci pada teknologi jaringan generasi lama. Keterbatasan komponen modem bawaan membuat ponsel ini terisolasi dari infrastruktur jaringan modern yang meluas saat ini.

Berikut adalah daftar frekuensi jaringan seluler yang didukung oleh perangkat ini:

  • 3G Bands: UMTS 1900 / 2100 / 850 / 900 MHz
  • 2G Bands: GSM 1800 / 1900 / 850 / 900 MHz

Kecepatan maksimal untuk koneksi 3G pada ponsel ini mentok pada angka HSDPA 42.2 Mbit/s dan HSPA 5.76 Mbit/s. Angka kecepatan internet seluler ini tentu terasa sangat lambat untuk standar akses data modern.

Beralih ke urusan daya, sistem pengisian baterai smartphone ini sudah mengadopsi teknologi Quick Charge 2.0. Kehadiran modul Quick Charge 2.0 ini diklaim mampu mengurangi waktu pengisian daya baterai hingga 75% dibandingkan dengan metode pengisian daya konvensional.

Fitur pengisian daya cepat ini menjadi penyelamat penting mengingat kapasitas baterai fisik smartphone lawas biasanya sudah mengalami penurunan kualitas yang cukup drastis seiring berjalannya waktu.

Rincian Spesifikasi Utama dan Harga Rilis Resmi

Untuk menyegarkan ingatan kita, mari melihat kembali struktur data teknis dan harga komparatif dari ponsel legendaris ini saat pertama kali menggebrak pasar global lewat jalur impor maupun rilis China.

Spesifikasi Teknis Dasar dan Harga Rilis Xiaomi Mi 4
Komponen UtamaSpesifikasi dan Fitur TeknisHarga Rilis Model 16GB (RMB)Harga Rilis Model 64GB (RMB)
Chipset UtamaQualcomm Snapdragon 8011.999 RMB2.499 RMB
Panel Layar5 inci IPS Sharp/JDI 84% NTSC1.999 RMB2.499 RMB
Kamera BelakangSony IMX 214 13MP f/1.8 4K UHD1.999 RMB2.499 RMB
Teknologi DayaQuick Charge 2.01.999 RMB2.499 RMB

Data harga di atas merujuk pada harga resmi model unlocked saat peluncuran di pasar China. Berdasarkan laporan dari media CNET, nominal 1.999 RMB untuk model 16GB tersebut setara dengan kisaran nilai konversi $320, £190, atau AU$345 pada masa itu.

Sementara itu, model dengan kapasitas penyimpanan 64GB yang dibanderol seharga 2.499 RMB setara dengan nilai konversi sekitar $400, £235, atau AU$430.

Melihat kembali nominal tersebut membuat saya sadar betapa agresifnya strategi penetapan harga pabrikan ini demi merusak pasar dominasi merek-merek besar kala itu.

Xiaomi Mi 4 adalah monumen hidup dari era transisi teknologi seluler. Ponsel ini menegaskan identitas awal brand dalam menghadirkan spesifikasi papan atas tanpa harus menguras isi kantong konsumen secara berlebihan.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed