Josep Maria Bartomeu Ungkap Vinicius Junior Nyaris Gabung Barcelona

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Kisah menarik terungkap di balik keputusan Vinicius Junior berkarier di Liga Spanyol bersama Real Madrid. Pemain asal Brasil tersebut ternyata sempat memiliki peluang besar untuk membela rival abadi mereka, Barcelona.

Kabar ini disampaikan oleh mantan Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu. Seperti dikutip dari Bola, Bartomeu menyebutkan bahwa Vinicius Junior sudah berada di fase awal proses transfer dengan klub Catalan sebelum Real Madrid datang meyakinkannya.

Vinicius menarik perhatian publik saat menyepakati kontrak dengan Real Madrid dari Flamengo pada usia 16 tahun. Ia kemudian resmi pindah ke ibu kota Spanyol setelah menginjak usia dewasa pada Juli 2018.

Bersama Los Blancos, pemain sayap ini berkembang menjadi salah satu pilar terbaik dunia dengan koleksi dua gelar Liga Champions, tiga trofi La Liga, dan 127 gol. Ia bahkan tetap menjadi ikon utama Real Madrid meski Kylian Mbappe bergabung pada musim 2024/2025.

Namun, sejarah sepak bola hampir saja menuliskan cerita yang berbeda. Vinicius sebenarnya sempat sangat dekat untuk mengenakan seragam Blaugrana.

Ketertarikan Barcelona terhadap bakat besar Vinicius sudah muncul sejak sang pemain masih berusia 16 tahun. Proses negosiasi antara manajemen Barcelona dan pihak pemain ternyata sudah berjalan cukup jauh.

"Vinicius memang masuk dalam radar klub. Kami sudah berbicara dengan keluarganya, agennya, dan bahkan sudah ada kesepakatan awal," ujar Bartomeu, yang menjabat presiden Barcelona periode 2014–2020, kepada ESPN Deportes, seperti dikutip dari Sport Illustrated, Senin (11/5/2026).

Pria yang memimpin Barcelona hingga tahun 2020 itu menduga penawaran yang lebih menarik dari Real Madrid menjadi alasan kegagalan transfer tersebut.

"Madrid kemungkinan memberikan tawaran yang lebih menarik daripada Barca dan akhirnya berhasil memboyong Vinicius."

Real Madrid akhirnya mendapatkan tanda tangan Vinicius dengan nilai transfer mencapai €46 juta. Dalam wawancara bersama Cadena SER pada 2019, Vinicius mengakui Barcelona sebenarnya menawarkan nilai finansial yang lebih besar.

Kendati demikian, komunikasi intens dengan dua pemain senior Brasil di Madrid, Marcelo dan Casemiro, berhasil membulatkan tekad sang penyerang muda untuk memilih Santiago Bernabeu.

Kegagalan Merekrut Kylian Mbappe

Selain kehilangan kesempatan memboyong Vinicius, Barcelona di era kepemimpinan Bartomeu juga gagal mendapatkan Kylian Mbappe. Penyerang Prancis tersebut lebih memilih berlabuh ke Paris Saint-Germain (PSG).

"Monaco meminta angka yang sangat tinggi, yang sebenarnya sanggup dibayar Barca saat itu. Kami adalah klub dengan pendapatan tertinggi di dunia dengan rasio keuangan yang sangat baik. Sejujurnya, kondisi finansial kami saat itu sedang sangat, sangat bagus," kenang Bartomeu.

Mantan presiden klub ini mengaku sempat menjalin komunikasi beberapa kali dengan ayah Mbappe. Namun, pergerakan agresif PSG berhasil mengubah arah transfer sang pemain.

"Saya ingat sempat berbicara dengan ayah Mbappe beberapa kali. Namun, PSG memberikan tekanan besar pada Monaco, dan saya rasa Mbappe sendiri lebih memilih bergabung dengan PSG, sesama tim Prancis."

PSG kemudian mengeluarkan dana sebesar €180 juta untuk meresmikan status transfer Mbappe pada Februari 2018.

Meski melewatkan dua bintang besar tersebut, Barcelona kini tetap kompetitif di kompetisi domestik dan Eropa. Lini serang klub Catalan tersebut saat ini mengandalkan ketajaman Raphinha serta perkembangan performa talenta muda, Lamine Yamal.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed