Satria Muda Pertamina Bandung Lolos ke Semifinal IBL 2026
Satria Muda Pertamina Bandung berhasil memastikan diri melaju ke babak semifinal IBL 2026 setelah menumbangkan Hangtuah Jakarta dengan skor akhir 105-100 pada putaran kedua babak gugur di Bandung Arena, Rabu (27/5/2026) malam WIB, seperti dilansir dari Bola.
Kemenangan tipis tersebut diraih secara ketat setelah Satria Muda sempat tertinggal 25-30 di kuarter pertama sebelum akhirnya membalikkan kedudukan menjadi 60-55 pada paruh pertama pertandingan. Hangtuah Jakarta sempat memimpin kembali dengan skor 77-76 di akhir kuarter ketiga melalui perlawanan sengit.
Secara keseluruhan statistik, tim pemenang menunjukkan keunggulan pada sektor perebutan bola dengan mencatatkan total 48 rebound berbanding 38 milik lawan. Selain itu, akurasi tembakan bebas sebesar 65 persen turut membantu mengamankan poin penentu kemenangan di kuarter akhir.
Pelatih Satria Muda, Djordje Jovicic, memberikan apresiasi tinggi kepada anak asuhnya sekaligus tim lawan setelah pertandingan yang berlangsung sengit tersebut selesai.
"Pertama-tama saya ucapkan selamat kepada para pemain atas kemenangan ini, dan juga apresiasi untuk Hangtuah Jakarta yang memberikan perlawanan hebat tanpa pernah menyerah sepanjang pertandingan," kata Djordje Jovicic.
Jovicic menjelaskan bahwa kondisi skuadnya saat ini belum sepenuhnya maksimal karena beberapa komoditas pemain masih berada dalam fase pemulihan setelah mengalami cedera.
"Saat ini kami masih menghadapi situasi cedera, beberapa pemain baru kembali dari masa pemulihan, namun saya puas dengan performa ofensif tim yang efisien dalam dua laga terakhir," lanjut Djordje Jovicic.
Meskipun demikian, sang juru taktik menekankan adanya catatan evaluasi besar terkait performa barisan pertahanan timnya yang dinilai belum menunjukkan penampilan terbaik.
"Meski begitu, secara defensif kami belum menunjukkan kualitas terbaik sepertiyang terlihat sepanjang musim, dan itu harus segera diperbaiki karena semifinal tidak akan mudah jika pertahanan tidak solid," tegas Jovicic.
Arsitek tim tersebut menambahkan bahwa masa jeda selama sembilan hari akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk mengembalikan kondisi kebugaran fisik para pemain agar siap bertanding kembali.
"Itu cukup untuk memulihkan kondisi agar para pemain bisa tampil 100 persen. Fokus dan usaha penuh harus diberikan di lapangan, tanpa lagi berpikir soal cedera, karena di semifinal seluruh energi dan konsentrasi hanya untuk tim dan kemenangan," jelas Djordje Jovicic.
Sementara itu, penggawa Satria Muda Yudha Saputera turut memberikan pandangan serupa mengenai kendala pertahanan yang sempat membuat timnya mengalami tekanan.
"Pertandingan ini cukup sulit karena kami sempat kewalahan di sisi pertahanan. Namun Alhamdulillah, kami bisa melewati tantangan ini bersama-sama hingga akhir dan tetap menjaga keunggulan," kata Yudha.
Yudha menambahkan bahwa aspek kebersamaan tim dan kontribusi poin krusial dari rekan setimnya di sudut lapangan menjadi faktor penentu keberhasilan mengunci kemenangan.
"Shout out untuk Bram yang berhasil mencetak big shots di corner, tembakan krusial yang menurut saya benar-benar mengunci kemenangan. Walaupun pertahanan kami belum menunjukkan performa terbaik, kami tetap bertahan sampai akhir," jelas Yudha.
Pemain berposisi guard tersebut sepakat dengan instruksi pelatih untuk segera membenahi performa lini belakang menjelang pertandingan krusial berikutnya.
"Seperti yang disampaikan Coach, aspek defensif harus segera diperbaiki karena di semifinal nanti kemungkinan besar kami akan menghadapi tim yang lebih tangguh. Fokus kami sekarang adalah tampil lebih baik lagi di babak semifinal," tutup Yudha.
Satria Muda Pertamina Bandung dijadwalkan akan melakoni pertandingan babak semifinal pada Jumat, 5 Juni 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow