AS Roma Siapkan Rp1,8 Triliun Rombak Lini Serang Jelang Musim Baru

Smallest Font
Largest Font

Manajemen AS Roma bersiap melakukan perombakan besar-besaran di sektor serang menjelang bergulirnya musim 2026/2027. Langkah ini diambil demi memenuhi kebutuhan strategi pelatih Gian Piero Gasperini. Giallorossi dilaporkan bersedia mengalokasikan dana fantastis berkisar antara 80 hingga 100 juta euro atau setara Rp1,5 hingga Rp1,8 triliun.

Anggaran besar tersebut dikhususkan untuk memperkuat barisan depan. Kebijakan ini menjadi sinyal kuat ambisi besar klub ibu kota Italia tersebut untuk kembali bersaing di papan atas Serie A. Roma juga ingin meningkatkan daya saing mereka di kompetisi Eropa.

Sejak musim lalu, Gasperini berulang kali menekankan pentingnya memiliki unit serangan yang lebih dalam dan berkualitas. Kedatangan Donyell Malen pada Januari lalu ternyata belum memenuhi ekspektasi sang pelatih.

Kondisi tersebut membuat revolusi lini depan menjadi prioritas utama manajemen. Saat ini, hampir tidak ada pemain depan Roma yang aman dari posisi evaluasi. Hanya Donyell Malen dan Paulo Dybala yang posisinya relatif aman dari perombakan. Namun, situasi Dybala belum sepenuhnya pasti karena kontrak bintang Argentina itu belum diperpanjang klub.

Sejumlah pemain depan lain dipastikan atau berpotensi meninggalkan Stadion Olimpico dalam waktu dekat. Evan Ferguson dan Bryan Zaragoza dikabarkan segera mengakhiri masa bakti mereka bersama Roma. Sementara itu, masa depan Lorenzo Venturino masih belum menemui kejelasan. Stephan El Shaarawy juga disebut akan hengkang dari klub.

Tommaso Baldanzi dilaporkan segera bergabung dengan Genoa. Di sisi lain, pemain muda Robinio Vaz diproyeksikan menjalani masa peminjaman demi mendapatkan menit bermain yang lebih banyak. Nama Artem Dovbyk juga masuk dalam daftar pemain yang siap dilepas.

Pihak manajemen tengah mencari peminat yang bersedia merekrut striker asal Ukraina tersebut pada bursa transfer musim panas. Situasi serupa menyelimuti Matias Soule. Gasperini sebenarnya ingin mempertahankan pemain muda Argentina itu karena melihat potensi besar untuk berkembang.

Namun, Roma tidak menutup kemungkinan menjual Soule jika ada penawaran besar yang sulit ditolak. Penjualan beberapa pemain menjadi instrumen penting untuk mendanai proyek besar manajemen.

Realisasi dana belanja hingga 100 juta euro tersebut sangat bergantung pada keberhasilan klub melepas sejumlah pilar dalam beberapa pekan mendatang. Manajemen Roma sendiri sudah memberikan lampu hijau kepada Gasperini. Gasperini diberikan keleluasaan penuh untuk membangun lini serang sesuai filosofi permainannya. Roma berpotensi menjadi salah satu klub Serie A paling aktif pada bursa transfer musim panas 2026, seperti dikutip dari Bola.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed