Rahasia Kebugaran Lionel Messi Bertahan di Level Elite Usia 38 Tahun
Disiplin tinggi dalam menjaga kondisi fisik menjadi kunci utama Lionel Messi mampu bersaing di tingkat tertinggi sepak bola selama lebih dari dua dekade. Dilansir dari Bola, megabintang Inter Miami tersebut tetap menunjukkan performa elite kendati sudah menginjak usia 38 tahun.
Perubahan besar dalam gaya hidup pemain asal Argentina ini bermula pada 2014 saat ia mulai berkonsultasi dengan ahli nutrisi Italia, Giuliano Poser. Poser merombak total pola makan Messi dengan mengeliminasi seluruh konsumsi makanan olahan.
Dampak penataan ulang menu tersebut langsung terasa pada musim berikutnya. Messi sukses membukukan 58 gol serta 23 assist, sekaligus mengantar Barcelona meraih gelar treble winners meliputi Liga Champions, La Liga, dan Copa del Rey.
Sebelum rutin berkonsultasi dengan Poser, Messi sempat dikritik lantaran kurang disiplin mengontrol asupan gizi dan terlalu sering mengonsumsi pizza. Ahli nutrisi tersebut lantas mengenalkan lima komponen gizi utama: air putih, minyak zaitun berkualitas tinggi, biji-bijian utuh, buah segar, dan sayuran segar.
Menu harian pemenang Piala Dunia itu juga diperkaya dengan asupan kacang-kacangan. Sebaliknya, Poser melarang keras konsumsi gula secara berlebihan karena dinilai menjadi musuh utama bagi perkembangan otot atlet.
Meski menerapkan pola makan ketat, Messi masih menikmati hidangan kesukaannya seperti milanesa panggang khas Spanyol dan pasta. Konsumsi makanan manis seperti cokelat, karamel, dan es krim tetap diizinkan, tetapi dalam porsi yang sangat teratur.
Latihan Fungsional dan Stabilitas Otot Inti
Sektor kebugaran Messi juga dirancang khusus tanpa memfokuskan pembentukan massa otot berlebih. Program latihannya menitikberatkan pada akselerasi, kekuatan fungsional, kelincahan, serta daya ledak di lapangan.
Variasi latihan harian sang kapten mencakup pull-up, bicep curl, sit-up, lemparan medicine ball, hingga latihan otot inti menggunakan kabel resistensi serta dumbbell. Messi sengaja menghindari sesi angkat beban berat demi menjaga keseimbangan dan fleksibilitas tubuhnya.
Kesungguhan di Lapangan Latihan
Fokus penuh tidak hanya diterapkan di dalam ruang gym, melainkan juga saat mengasah kemampuan teknis di lapangan. Keseriusan Messi kala menjalani sesi latihan diakui secara langsung oleh mantan rekan setimnya di Barcelona, Cesc Fabregas.
"Saya melihat dia berlari dengan kecepatan yang tidak normal. Dia datang sangat cepat ke arah saya. Saya bahkan sudah terjatuh ke tanah sebelum dia mencetak gol," kata Fabregas.
Pengalaman serupa disampaikan oleh mantan bek kanan timnas Brasil, Dani Alves, yang kerap menyaksikan aksi spektakuler sang penyerang ketika latihan.
"Messi melakukan banyak hal dengan bola yang sulit dipercaya. Dia melewati pemain satu per satu dan mencetak gol seperti seorang pembunuh di depan gawang," ujar Alves.
Komitmen jangka panjang menjaga gaya hidup sehat inilah yang menjadikan kapten Timnas Argentina tersebut konsisten berada di puncak karier sepak bola dunia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow