Presiden Inter Milan Tegaskan Klub Tak Bisa Saingi Finansial Premier League
Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, menegaskan klubnya tidak mampu menyaingi kekuatan finansial klub-klub Premier League setelah kehilangan Marco Palestra yang memilih Chelsea, saat Inter menjalani tur pramusim di Australia, dilansir dari Bola. Musim panas ini menjadi periode sulit bagi Inter, selain kehilangan Palestra, mereka juga gagal mendatangkan Anan Khalaili yang tidak lolos tes medis. Marotta mengakui posisi Serie A saat ini jauh berbeda dibandingkan era 1980-an dan 1990-an, ketika liga itu menjadi acuan sepak bola dunia.
"Sekarang situasinya sudah berubah dan kesenjangan ekonomi sangat terlihat. Kami tidak bisa berpikir untuk mengejar keunggulan itu dengan menghabiskan uang dalam jumlah yang tidak masuk akal," ujar Marotta.
Menurutnya, Inter harus menggunakan kreativitas, kompetensi, dan motivasi untuk tetap bersaing. "Anggapan bahwa tim yang mengeluarkan uang paling banyak pasti menang justru bertentangan dengan esensi olahraga," tambahnya.
Marotta menegaskan pentingnya membangun tim bernilai dengan memaksimalkan peran manajemen, pelatih, staf, dan pemain. Dalam memimpin Inter sejak Oaktree mengambil alih kepemilikan, Marotta memegang prinsip memilih orang yang tepat dan menetapkan nilai-nilai klub.
"Itulah prinsip yang selalu menjadi pedoman dalam setiap keputusan saya. Kami memiliki keselarasan penuh dengan pemilik baru dan mampu memulai sejumlah proyek penting, termasuk stadion baru," ungkap Marotta. Meski Inter mengalami kesulitan di Liga Champions, target klub tetap sama, yakni meraih hasil terbaik di semua kompetisi. "Kami adalah klub yang terbiasa meraih kemenangan, tetapi di balik setiap kemenangan selalu ada gairah, perjuangan, etos kerja, dan rasa memiliki," tambah Marotta.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow