Ketua PKK Boalemo Dorong Kualitas Produk UMKM di PENAS KTNA XVII
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Boalemo, Ny. Hj. Hartati Moha Pagau, mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk meningkatkan kualitas produk.
Penegasan ini disampaikan saat ia meninjau Pameran Agribisnis PENAS KTNA XVII di Kabupaten Gorontalo pada Minggu (21/6/2026), dilansir dari Ulanda. Dalam kunjungan tersebut, Hartati mengamati langsung berbagai produk unggulan daerah berjuluk Bumi Damai Bertasbih. Ia juga berdialog dengan peserta pameran mengenai asal bahan baku, proses pengolahan, hingga strategi pemasaran.
Keikutsertaan UMKM Boalemo dalam ajang nasional dinilai sebagai momentum penting di tengah persaingan pasar yang kompetitif. Pertemuan dengan berbagai pihak dapat menjadi sarana efektif dalam mengenalkan potensi ekonomi daerah.
“Pameran seperti ini menjadi wadah yang sangat strategis untuk memperkenalkan produk-produk unggulan Boalemo kepada masyarakat dari berbagai daerah. Kita memiliki banyak potensi yang harus terus didorong agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” kata Hartati.
Kekuatan utama sektor usaha di Boalemo bertumpu pada pemanfaatan sumber daya alam lokal sebagai bahan baku utama. Potensi ekonomi ini menuntut para produsen untuk lebih jeli membaca kebutuhan konsumen sekaligus mempertahankan mutu barang. “Saya melihat produk-produk UMKM Boalemo memiliki kualitas yang baik dan tidak kalah dengan daerah lain. Yang perlu dilakukan adalah menjaga kualitas, meningkatkan kemasan, serta memperluas promosi agar produk ini semakin dikenal masyarakat,” ujar Hartati.
Kualitas produk yang mumpuni belum menjamin kesuksesan tanpa dukungan kemasan menarik dan kemampuan membangun jejaring bisnis. Oleh karena itu, TP PKK beserta jajaran pemerintah daerah berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan bagi penggerak ekonomi keluarga. “Kami berharap para pelaku UMKM terus semangat berinovasi. Pemerintah daerah dan TP PKK akan terus memberikan dukungan agar usaha-usaha masyarakat bisa berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan keluarga,” ucap Hartati.
Ajang PENAS KTNA XVII ini turut memfasilitasi pertemuan antara petani, nelayan, akademisi, dan pemerintah. Partisipasi dalam forum ini menargetkan terbukanya peluang kerja sama baru serta perluasan jaringan pemasaran bagi produk perikanan, pertanian, dan kehutanan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow