Persik Kediri Lepas 13 Pemain Jelang Musim Baru

Smallest Font
Largest Font

Persik Kediri memutuskan untuk melakukan perombakan besar dalam skuad mereka menjelang musim baru. Tim berjuluk Macan Putih tersebut resmi tidak memperpanjang kontrak 13 pemain lama mereka.

Jumlah pemain yang dilepas ini mencapai sepertiga dari total 33 pilar yang memperkuat Persik pada musim lalu, seperti dikutip dari Bola.

Dalam pergerakan terbaru, manajemen Persik Kediri juga telah mengembalikan tiga pemain pinjaman ke Persib Bandung. Tiga nama tersebut adalah Henhen Herdiana, Rezaldi, dan Hamra Hehanussa.

Kendati demikian, empat dari 13 pemain yang dilepas tersebut langsung mendapatkan pelabuhan baru untuk kompetisi musim depan. Kualitas mereka yang mumpuni membuat proses pencarian klub baru berjalan cepat.

Ikon lokal Kediri, Yusuf Meilana, dipastikan merapat ke Persebaya Surabaya. Sementara itu, gelandang Syahrian Abimanyu resmi berlabuh ke PSIS Semarang.

Dua bek senior lainnya, yakni Novri Setiawan dan Rezaldi Hehanusa, telah menjalin kesepakatan kontrak dengan Semen Padang. PSIS Semarang dan Semen Padang sendiri merupakan kontestan untuk kasta Championship 2026/2027.

Di sisi lain, nasib berbeda dialami oleh dua pemain muda, Rifki Ray Farandi dan Hugo Samir, yang dikabarkan belum mendapatkan klub baru. Situasi serupa juga dialami oleh Rodrigo Dias, pemain asing pertama yang dipastikan menepi dari skuad Persik.

Meskipun beberapa pemain senior berpindah ke kasta kedua, hal tersebut dinilai tidak menurunkan nilai maupun kualitas mereka. Langkah ini dipandang sebagai upaya untuk mendapatkan menit bermain yang lebih banyak.

Apalagi, atmosfer kompetisi Championship dalam tiga musim terakhir dinilai sangat kompetitif, sehingga sangat penting bagi pemain untuk terus menjaga performa terbaik mereka.

Selain itu, PSIS dan Semen Padang merupakan klub besar yang memiliki sejarah di kasta tertinggi, sehingga kehadiran para pemain berpengalaman ini diharapkan dapat membantu tim untuk promosi.

Pengamat sepak bola nasional asal Malang, Gusnul Yakin, memberikan analisisnya mengenai fenomena kepindahan para pemain ini ke kasta kedua.

"Pemain turun ke kasta kedua bukan karena kualitasnya turun. Di tengah ketatnya persaingan internal tim karena banyaknya jumlah pemain asing, bergabung dengan klub Championship jadi pilihan terbaik," kata Gusnul Yakin.

Mantan pelatih Arema tersebut juga menambahkan bahwa para pemain tentu bersikap selektif dalam memilih klub di kasta tersebut.

"Mereka pasti memilih klub yang serius dan punya target promosi. Saya lihat Semen Padang sangat berambisi naik lagi. Dengan pengalaman dan kualitas yang dimiliki, saya kira nilai kontrak mereka masih tinggi," ujar Gusnul Yakin.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed