Persib Absenkan Mariano Peralta Pada Semifinal Piala Presiden 2026
Persib Bandung dipastikan tidak bisa memainkan rekrutan barunya, Mariano Peralta, dalam laga semifinal dan final Piala Presiden 2026 di Bali. Keputusan tersebut diambil karena kondisi fisik sang pemain dinilai belum siap bertanding, sebagaimana dilansir dari Bola.
Asisten pelatih Persib, Igor Tolic, mengungkapkan bahwa penyerang asal Argentina itu baru mengikuti beberapa sesi latihan bersama tim. Berdasarkan jadwal, laga semifinal dan final turnamen pramusim tersebut bakal berlangsung pada 4 dan 6 Agustus 2026.
Kondisi Kebugaran Peralta masih membutuhkan waktu penyesuaian agar bisa tampil optimal dalam pertandingan resmi.
“Jadi dia dipastikan belum siap, karena baru tiga kali latihan. Kalau ada yang bisa menyiapkan pemain untuk berlatih dan langsung bermain dalam tiga hari, ya harusnya orang itu yang jadi pelatih,” ujar Igor Tolic, Pelatih Persib Bandung.
Meski tidak diturunkan ke lapangan, tim pelatih tetap membawa mantan pemain klub Amerika Selatan itu ke Bali guna memantau perkembangan kondisinya secara langsung.
“Dia akan bersama kami dan siap untuk sesuatu. Mungkin kami masukkan ke dalam tim, mungkin tidak. Tetapi setelah beberapa hari latihan, dia dipastikan belum siap untuk bermain,” kata Tolic, Pelatih Persib Bandung.
Langkah penanganan kondisi pemain ini mendapatkan tanggapan dari jajaran manajemen klub yang menyerahkan seluruh taktik kepada tim pelatih.
“Soal Peralta main atau tidak, saya serahkan kepada pelatih. Di Piala Presiden ini saya juga belum tahu pemain mana yang akan diturunkan. Mudah-mudahan saja, dalam keadaan seperti ini, Persib tetap bisa menang seperti dulu,” ucap Umuh Muchtar, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat.
Pelaksanaan laga di Pulau Dewata juga dianggap memberi dampak positif bagi kebugaran skuad Maung Bandung dalam menjalani persiapan.
“Itu lebih bagus karena Persib bisa terus menjalani training camp di sana. Mess tim juga ada di Bali, jadi tidak perlu bolak-balik,” jelas Umuh Muchtar, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat.
Persaingan sengit diperkirakan bakal terjadi saat menghadapi rival lama pada fase empat besar nanti.
“Saya sudah bilang, walaupun Persija kalah di pertandingan pertama, saya yakin akhirnya akan berhadapan dengan Persija,” tutur Umuh Muchtar, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat.
Pihak manajemen meyakini lawan akan tampil maksimal untuk mengamankan tempat di laga puncak.
“Saya sudah memprediksi itu karena Persija juga akan melakukan segala cara untuk bisa menang,” lanjut Umuh Muchtar, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat.
Keamanan pertandingan duel klasik tersebut menjadi perhatian utama agar ajang berjalan dengan kondusif.
“Panitia harus siap. Saya teringat final Persib di Jakarta tahun 2014. Waktu itu Presiden Joko Widodo menegaskan pertandingan harus digelar di Jakarta. Pengamanan saat itu sangat luar biasa dan benar-benar menjamin keselamatan Persib,” tegas Umuh Muchtar, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat.
Manajemen Persib mengimbau para pendukung untuk memberikan dukungan secara tertib dan positif selama turnamen berlangsung.
“Nobar pasti akan ada di mana-mana. Tapi saya juga tidak bisa mengatakan 'tidak usah datang'. Apa pun yang terjadi, ayo kita tetap mendukung Persib dengan cara yang baik,” pungkas Umuh Muchtar, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow