Persiapan Capai 99 Persen, Pantai Jimbaran Siap Gelar Asian Open Water Swimming Championship 2026
Persiapan penyelenggaraan Kejuaraan Renang Internasional 12th Asian Open Water Swimming Championship 2026 yang akan berlangsung di Pantai Jimbaran, Bali, kini hampir rampung sepenuhnya.
Seperti dikutip dari Bola, ajang olahraga air bergengsi tingkat Asia tersebut dijadwalkan bergulir pada tanggal 13 hingga 15 Juni 2026 mendatang.
Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Herlin E Raharjo, mengonfirmasi bahwa kesiapan teknis untuk menyambut kompetisi ini sudah mendekati angka mutlak dengan partisipasi belasan negara.
"Mudah-mudahan semua lancar, alam juga memberikan dukungan kepada kami. Seluruh atlet dan ofisial dalam keadaan sehat sampai selesainya kejuaraan," ujar Herlin saat ditemui di KONI Bali, Kamis (11/6/2026).
Sebanyak 18 negara dipastikan mengirimkan perwakilan mereka setelah Bahrain mengonfirmasi keikutsertaan di saat-saat terakhir sebelum perlombaan dimulai.
Sebelum kehadiran Bahrain dikonfirmasi, panitia mencatat baru ada 17 negara peserta internasional yang mendaftarkan diri untuk bersaing di Bali.
Guna mematangkan performa, beberapa atlet dilaporkan telah melakukan sesi uji coba langsung di Pantai Jimbaran serta menjalani latihan ringan di kolam renang lokal terdekat.
Kejuaraan renang perairan terbuka ini akan mempertandingkan tiga nomor utama yang meliputi jarak 5 kilometer, mixed relay, dan jarak 10 kilometer.
Faktor keselamatan peserta menjadi fokus penting sehingga panitia terus mematangkan prosedur keamanan dengan melibatkan tim penyelamat profesional dan instansi terkait.
"Kami sudah mempersiapkan berbagai skenario, memiliki sejumlah faktor keselamatan, serta berkoordinasi dengan berbagai pihak," jelas Herlin.
Langkah pengamanan ini dikoordinasikan secara intensif dengan pihak Basarnas guna merancang langkah antisipasi serta skenario penyelamatan darurat di laut.
Selain menyajikan kompetisi profesional, gelaran olahraga internasional ini juga diproyeksikan sebagai instrumen promosi pariwisata yang strategis bagi Pulau Dewata.
Sekretaris Umum KONI Bali, I Ketut Jagrasunu, menilai kejuaraan ini menjadi kesempatan besar untuk mempromosikan potensi Bali sekaligus mengevaluasi kemampuan perenang lokal.
"Potensi Bali sangat besar. Karena itu, penyelenggaraan 12th Asian Open Water Swimming Championship 2026 di Bali bisa menjadi ajang sport tourism yang sangat baik bagi kami," kata I Ketut Jagrasunu.
Pihak penyelenggara juga menyediakan kategori khusus bertajuk A.Stream yang dirancang bagi perenang pemula, komunitas, dan kalangan masyarakat umum.
Kategori A.Stream menggaet sekitar 300 peserta dengan rentang usia beragam, mulai dari kelas anak-anak di bawah 10 tahun hingga kelompok senior di atas 60 tahun.
Nomor yang disediakan pada kategori komunitas ini berkisar dari Kids 400 meter, jarak 500 meter, 1,5 kilometer, hingga rute sepanjang 3 kilometer.
Terdapat pula nomor beregu A.Stream 1 Kilometer Relay Team yang dikelompokkan dalam tiga sub-kategori, yaitu men open, women open, dan mixed open.
Ketua Umum Pengprov Akuatik Indonesia Bali, Komang Takuaki Banuarta, mengungkapkan bahwa sekitar 90 perenang lokal asal Bali akan turut memeriahkan kelas A.Stream ini.
"Jadi dari sekitar 300 peserta di kategori A.Stream, ada sekitar 90 peserta yang berasal dari Bali. Nanti kami akan matangkan lagi persiapannya agar saat perlombaan bisa berjalan dengan baik," tutur Komang Takuaki Banuarta.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow