Persebaya Surabaya Pastikan Ikut Piala Presiden 2026
Persebaya Surabaya memastikan diri bakal berpartisipasi dalam turnamen pramusim Piala Presiden 2026. Kompetisi ini dimanfaatkan oleh tim berjuluk Bajul Ijo untuk mematangkan kesiapan menjelang Super League 2026/2027 yang diprediksi berjalan ketat. Langkah ini diambil oleh manajemen agar skuad asuhan Bernardo Tavares segera mendapatkan ritme bertanding.
Seperti dikutip dari Bola, kompetisi resmi kasta tertinggi sepak bola Indonesia tersebut dijadwalkan bergulir pada September mendatang. Ajang pramusim ini tidak hanya dianggap sebagai ajang pemanasan biasa oleh manajemen. Piala Presiden 2026 juga menjadi tempat evaluasi hasil latihan, kondisi fisik, serta proses adaptasi para pemain baru.
Direktur Persebaya, Candra Wahyudi, menjelaskan bahwa kepastian ini diambil setelah pihak klub mendapatkan undangan resmi dari PSSI. Manajemen langsung berkoordinasi untuk menyelaraskan jadwal turnamen dengan program pramusim tim pelatih.
"terkait Piala Presiden, kami memang mendapatkan surat undangan dari PSSI. PSSI merencanakan akan ada Piala Presiden dan kami memutuskan untuk mengikuti turnamen tersebut," ujar Candra. Menurut Candra, agenda turnamen ini tidak akan mengganggu persiapan utama tim yang sudah disusun jauh hari. Para pemain dijadwalkan mulai berkumpul secara bertahap pada awal Juli mendatang.
"Jadi. jadwal turnamen akan disesuaikan dengan linimasa kedatangan para pemain dan rangkaian persiapan tim yang dijadwalkan mulai berkumpul secara bertahap pada awal Juli mendatang," imbuhnya.
Penyempurnaan Komposisi Skuad
Manajemen Persebaya saat ini juga terus bergerak aktif untuk menyempurnakan komposisi tim. Skuad Bajul Ijo dikabarkan bakal mendatangkan sekitar tujuh pemain asing baru demi mendongkrak performa musim depan. Setelah merampungkan Piala Presiden, Persebaya masih memiliki waktu sekitar dua bulan sebelum liga dimulai pada 4 September.
Sisa waktu tersebut akan dioptimalkan untuk membangun kemitraan antarpemain melalui laga uji coba. "Jadi, sisa waktu pramusim tersebut akan dimanfaatkan oleh tim pelatih untuk menggelar beberapa agenda uji coba tambahan, saat ini pihak manajemen tengah menjajaki komunikasi untuk menggelar pertandingan persahabatan, tidak hanya melawan klub-klub lokal tanah air, melainkan juga klub dari luar negeri," jelas Candra.
Pemeriksaan medis secara menyeluruh juga menjadi fokus utama manajemen sebelum kompetisi dimulai. Seluruh pilar lokal maupun legiun asing diwajibkan menjalani tes kesehatan demi memastikan kebugaran fisik mereka berada dalam kondisi puncak.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow