Pemkot Gorontalo Sambut 100 Mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Kota Gorontalo resmi menerima kedatangan 100 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) beserta empat dosen pembimbing di Bandhayo Lo Yiladia pada Senin, 22 Juni 2026. Kehadiran para mahasiswa dalam rangka program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dimanfaatkan pemerintah daerah sebagai momentum untuk memotivasi generasi muda setempat agar berani melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi nasional. Dilansir dari Ulanda, ratusan mahasiswa tersebut bakal disebar untuk menjalankan program pengabdian masyarakat di beberapa wilayah.

Lokasi KKN kali ini mencakup wilayah Kota Gorontalo, Kabupaten Bone Pantai, dan Kabupaten Gorontalo Utara. Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea menilai kehadiran program KKN dari kampus tersebut selama dua tahun berturut-turut, sejak 2025 hingga 2026, menjadi kesempatan berharga bagi daerah. Program ini dipandang membawa pesan penting mengenai kesamaan peluang bagi anak daerah dalam mengakses pendidikan di perguruan tinggi bergengsi.

"Kami berharap kehadiran adik-adik mahasiswa UGM ini bisa menjadi penyemangat bagi anak-anak Gorontalo. Mereka harus yakin bahwa kuliah di UGM dan kampus terbaik lainnya bukan sesuatu yang mustahil untuk diraih," kata Adhan.

Pembangunan kepercayaan diri pelajar dinilai Adhan menjadi tantangan yang masih dihadapi daerah saat ini. Menurutnya, interaksi langsung dengan mahasiswa diharapkan mampu membuka wawasan siswa lokal yang memiliki potensi namun belum yakin bersaing secara nasional. "Anak-anak kita harus melihat langsung bahwa mahasiswa UGM adalah orang-orang yang juga pernah berada di bangku sekolah seperti mereka. Kalau mereka bisa, maka anak-anak Gorontalo juga bisa," ujar Adhan.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia ditegaskan Adhan harus menjadi output nyata, sehingga Gorontalo tidak sekadar menjadi lokasi perlintasan program tahunan. Baginya, indikator keberhasilan daerah terletak pada jumlah generasi muda yang berhasil meraih pendidikan berkualitas. "Yang kami inginkan bukan hanya program KKN berjalan baik, tetapi juga lahir lebih banyak putra-putri Gorontalo yang berani bermimpi besar dan mampu menembus perguruan tinggi terbaik di Indonesia," kata Adhan.

Langkah ini sejalan dengan fokus Pemerintah Kota Gorontalo yang menempatkan sektor pendidikan sebagai instrumen utama pembangunan jangka panjang daerah. Kualitas sumber daya manusia yang mumpuni diyakini menjadi penentu daya saing Gorontalo di masa depan.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed