Mateus Fernandes Ungkap Alasan Tolak MU Demi Spurs
Gelandang baru Tottenham Hotspur, Mateus Fernandes, membeberkan pertimbangan utama yang membuatnya memprioritaskan kepindahan ke London Utara ketimbang menerima pinangan Manchester United pada bursa transfer musim panas 2026.
Pemain berusia 22 tahun tersebut didatangkan Spurs pada awal Juli dengan nilai transfer mencapai 85 juta poundsterling. Angka fantastis tersebut sekaligus mencatatkan namanya sebagai rekrutan termahal sepanjang sejarah Tottenham Hotspur, seperti dilansir dari Bola.
Sebelum menjatuhkan pilihan pada Spurs, Fernandes menjadi incaran banyak klub papan atas Eropa. Selain Setan Merah, beberapa klub besar seperti Arsenal, Real Madrid, hingga Paris Saint-Germain turut memantau situasi sang pemain.
Setan Merah sempat menempatkan nama Fernandes di daftar perburuan utama untuk mengisi lini tengah mereka. Namun, negosiasi terhenti karena manajemen Manchester United enggan menyamai mahar transfer yang disanggupi Tottenham usai berdiskusi dengan sang agen, Jorge Mendes.
Manajemen Setan Merah juga meragukan komitmen penuh sang pemain untuk bermarkas di Old Trafford. Situasi tersebut mendorong mereka mengalihkan target ke opsi lain, yakni gelandang Chelsea, Andrey Santos, serta pilar Aston Villa, Youri Tielemans.
Faktor keberadaan manajer Tottenham, Roberto De Zerbi, memegang peranan krusial dalam meyakinkan Fernandes. Pendekatan intensif yang dilakukan pelatih asal Italia itu menyentuh sisi emosional sang pemain beserta keluarganya.
"Keinginan bermain di klub besar, memenangkan pertandingan, dan bersaing memperebutkan gelar Premier League adalah alasan utama saya," kata Mateus Fernandes.
"Cara dia (Roberto De Zerbi) berbicara kepada saya dan keluarga sangat berarti. Dia menelepon saya setiap hari. Saya sangat senang bisa bekerja dengannya dan semoga kami bisa meraih banyak hal hebat," ujar Mateus Fernandes.
Komunikasi yang intensif tersebut membangun kepercayaan tinggi bagi pemain berkebangsaan Portugal itu. Komitmen De Zerbi untuk membimbingnya di Inggris menjadi poin pembeda dibanding klub penawar lainnya.
"Ini soal hubungan emosional. Ayah dan ibu saya tidak terlalu lancar berbahasa Inggris, jadi perasaan menjadi hal yang paling penting," kata Mateus Fernandes.
"Dia mengatakan akan menjaga saya dan menjadi seperti ayah kedua saya di Inggris. Itu membuat saya semakin yakin bergabung dengan Tottenham," tutur Mateus Fernandes.
Peran Bujukan Pedro Porro
Dukungan dari calon rekan setim juga memengaruhi keputusan Fernandes. Bek kanan Tottenham Hotspur, Pedro Porro, terus melakukan kontak langsung agar Fernandes bersedia memantapkan langkah menuju markas Spurs.
"Suatu hari dia menelepon saya, tetapi saya tidak mengangkat karena sedang tidur. Dia kemudian berkata dalam bahasa Portugal, 'Ayo Mateus, kamu harus bermain bersama kami. Kami menginginkanmu. Saya yang meminta pelatih untuk merekrutmu,'" kata Mateus Fernandes.
Komunikasi berlanjut untuk memberikan gambaran mengenai atmosfer internal klub. Penjelasan dari Porro semakin memantapkan keyakinan sang gelandang muda untuk menjadi bagian dari skuad Tottenham.
"Dia menjelaskan tentang klub, mentalitas tim, dan rekan-rekan setim. Pedro adalah pemain yang sangat penting. Menurut saya, dia salah satu bek kanan terbaik di dunia dan juga pribadi yang luar biasa," kata Mateus Fernandes.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow