Manchester City Siapkan Langkah Hukum Terkait Kampanye Real Madrid

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Rencana tuntutan hukum tengah dipertimbangkan oleh Manchester City setelah identitas Erling Haaland dipakai dalam aktivitas kampanye pemilihan presiden Real Madrid. Juara bertahan Liga Inggris tersebut menilai klaim salah satu calon presiden Los Blancos keliru dan memicu salah paham.

Persoalan ini mencuat setelah Enrique Riquelme, pengusaha energi terbarukan yang menantang Florentino Perez, tampil di acara televisi pada Rabu (3/6/2026), seperti dilansir dari Bola. Figur tersebut memperlihatkan jersi Real Madrid yang bertuliskan nama Haaland.

Riquelme turut mengklaim bahwa striker asal Norwegia itu mempunyai klausul khusus yang dapat memuluskan kepindahannya ke Real Madrid pada masa mendatang. Rumor ini langsung memicu kehebohan di Spanyol dan Inggris mengingat Haaland sudah lama dikaitkan dengan El Real sejak membela Borussia Dortmund.

Respons cepat langsung diberikan oleh perwakilan Haaland tak lama setelah pernyataan Riquelme menyebar luas. Ayah sekaligus agen sang penyerang merilis pernyataan bersama demi meluruskan spekulasi yang bergulir.

Pihak pemain menegaskan tidak ada kesepakatan tertulis maupun klausul tertentu yang memproyeksikan perpindahan Haaland menuju Santiago Bernabeu melalui kampanye tersebut. Manajemen Manchester City kemudian menyuarakan bantahan senada atas kabar dari Spanyol.

"Cerita yang muncul dari Spanyol mengenai masa depan Erling Haaland tidak benar," bunyi pernyataan Manchester City.

"Tidak ada kemungkinan hal itu terjadi dan tidak ada klausul kontrak yang memungkinkan situasi tersebut."

Ancaman Tuntutan Terkait Hak Citra

Selain menyanggah rumor transfer, Manchester City keberatan atas pemanfaatan identitas serta citra Haaland dalam kepentingan politik internal Real Madrid. Pihak klub menegaskan pemakaian nama dan foto pemain tanpa izin tertulis memiliki konsekuensi hukum.

"Kami sedang mempertimbangkan tindakan hukum terkait penggunaan citra pemain kami dalam konteks ini," lanjut pernyataan City.

Sejauh ini belum ada respons balasan dari kubu Enrique Riquelme mengenai ancaman gugatan hukum tersebut. Haaland sendiri tetap fokus menjadi pilar utama proyek jangka panjang Manchester City di bawah asuhan Pep Guardiola pada usia yang kini menginjak 25 tahun.

Kasus ini semakin memanaskan tensi pemilihan presiden Real Madrid yang dipenuhi perdebatan strategi transfer serta struktur kepemilikan klub. Manajemen City menegaskan prioritas mereka saat ini adalah melindungi pemain dari rumor tidak berdasar demi mencegah pemanfaatan nama Haaland di luar ranah sepak bola.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed