Luis Figo Tanggapi Konflik Valverde dan Tchouameni di Real Madrid

Smallest Font
Largest Font

Legenda Real Madrid Luis Figo memberikan komentar terbuka mengenai perselisihan antara Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni yang terjadi di pusat latihan klub baru-baru ini, seperti dilansir dari Bola pada Jumat (12/6/2026).

Konfrontasi tersebut menyebabkan Valverde harus mendapatkan penanganan medis pada Kamis setelah mengalami luka di kepala akibat terjatuh dan membentur meja, meskipun cedera trauma kranioensefalik yang membutuhkan pemulihan dua pekan itu dipastikan bukan karena pukulan Tchouameni.

Melalui pernyataan resmi pada Kamis malam, Valverde membenarkan adanya pertikaian namun membantah terjadi baku hantam, sekaligus menyayangkan bocornya insiden ini ke publik di tengah performa Real Madrid yang terancam tanpa gelar musim ini.

Figo membahas situasi ruang ganti tersebut saat menghadiri sebuah acara di Barcelona menjelang pertandingan El Clasico akhir pekan ini.

"Real Madrid sudah mengeluarkan pernyataan resmi. Saya bukan bagian dari klub," kata Luis Figo, mantan bintang Real Madrid.

Pria asal Portugal yang pernah membela Los Blancos pada periode 2000-2005 itu menilai insiden tersebut idealnya tidak terjadi dalam sebuah tim.

"Saya pikir secara teori apa yang terjadi memang tidak bisa dianggap normal karena hal seperti itu seharusnya tidak terjadi dalam lingkungan tim," ujar Luis Figo.

Meskipun demikian, Figo menganggap ketegangan antarpemain merupakan hal yang lumrah dipicu oleh tekanan emosi dalam sepak bola.

"Ini bukan yang terakhir dan juga bukan yang pertama kali terjadi. Situasi seperti ini bisa muncul di ruang ganti karena frustrasi dan emosi dalam momen tertentu sering membuat seseorang bersikap di luar kebiasaan," ucap Luis Figo.

Ia menambahkan bahwa mengendalikan puluhan pemain dengan karakter yang berbeda-beda merupakan sebuah tantangan besar.

"Namun, ini juga bukan terakhir kalinya hal seperti itu terjadi di ruang ganti sepak bola," kata Luis Figo.

Figo merefleksikan pengalamannya sendiri semasa aktif bermain yang juga pernah menghadapi situasi serupa di dalam tim.

"Jelas hal itu seharusnya tidak terjadi. Saya pernah mengalaminya sendiri karena itu saya mengatakan ini bukan yang pertama dan bukan yang terakhir. Mengelola 30 orang itu tidak mudah, dan terkadang Anda melakukan sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan," lanjut Luis Figo.

Masalah internal ini menjadi beban tambahan bagi manajemen klub setelah kepergian pelatih Xabi Alonso pada Januari lalu karena kendala relasi dengan skuad.

Alvaro Arbeloa yang naik dari tim Castilla saat ini masih mengisi posisi pelatih, namun Presiden Florentino Perez dilaporkan sedang mencari pelatih berkarakter kuat dengan memunculkan nama Jose Mourinho sebagai kandidat utama.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed