Jakarta Garuda Jaya Takluk dari Wakil Iran di AVC Men's Volleyball Champions League 2026
Jakarta Garuda Jaya menelan kekalahan dari Foolad Sirjan Iranian pada pertandingan keempat AVC Men’s Volleyball Champions League 2026. Kompetisi ini berlangsung di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, pada Kamis (15/05/2026).
Seperti dikutip dari Bola, wakil asal Iran tersebut tampil sangat dominan. Mereka berhasil menang tiga set langsung yang membuat Jakarta Garuda Jaya gagal mendapatkan tiket terakhir menuju babak semifinal.
Tim Jakarta Garuda Jaya yang mengandalkan mayoritas pemain muda sebenarnya mencoba memberikan perlawanan. Namun, Foolad Sirjan Iranian diperkuat oleh deretan pemain senior yang kaya pengalaman.
Dalam laga ini, Jakarta Garuda Jaya menurunkan formasi utama yang diisi oleh Taboada selaku setter. Posisi middle blocker ditempati Putra dan Tedi, sedangkan Dawuda bertindak sebagai opposite.
Sokolov dan Haikal dipasang pada posisi outside hitter, sementara posisi libero dipercayakan kepada Raihan. Di kubu lawan, Foolad Sirjan Iranian turun dengan kekuatan penuh sejak awal laga.
Tim Iran tersebut langsung menurunkan Toukhteh, Poriya, A. Nikolov, A. Ramezani, Haji, Mohammad, serta Marandi yang berposisi sebagai libero.
Foolad Sirjan Iranian langsung mengambil alih kendali permainan sejak set pertama dimulai. Tekanan bertubi-tubi dari kombinasi serangan cepat dan pertahanan kokoh membuat Jakarta Garuda Jaya kesulitan berkembang.
Set pembuka akhirnya dimenangkan oleh tim asal Iran tersebut dengan skor telak 25-14. Memasuki set kedua, kendali permainan masih sepenuhnya berada di tangan Foolad Sirjan Iranian.
Dua service ace yang dilepaskan oleh Aleksandar Nikolov membuat timnya melesat unggul jauh dengan skor 12-3. Jakarta Garuda Jaya sempat berupaya bangkit untuk mengejar ketertinggalan.
Meski demikian, ketenangan dan jam terbang tinggi dari para pemain Foolad Sirjan Iranian membuat mereka tetap nyaman. Mereka mengunci kemenangan di set kedua dengan skor 25-12.
Pelatih Jakarta Garuda Jaya, Tjahjono, mencoba merombak taktik pada set ketiga dengan memasukkan Nibras untuk menggantikan Sokolov di posisi outside hitter. Perubahan ini sempat memberikan dampak positif.
Permainan Jakarta Garuda Jaya terlihat lebih kompetitif pada awal set ketiga. Namun, kendala kembali muncul saat laga memasuki pertengahan set.
Sejumlah kesalahan sendiri seperti service error, spike yang membentur blok lawan, hingga receive yang kurang sempurna membuat jarak angka kembali menjauh menjadi 19-10.
Foolad Sirjan Iranian akhirnya menyudahi set ketiga dengan skor 25-12, sekaligus memastikan kemenangan mutlak 3-0. Hasil ini mengantarkan mereka menjadi tim terakhir yang menembus semifinal.
Pengalaman Berharga untuk Evaluasi Tim
Pemain Jakarta Garuda Jaya, Tedi Oka, memberikan pandangannya mengenai jalannya pertandingan yang ketat tersebut.
"Seru karena pengalaman buat anak-anak juga, karena prioritas masih muda. Jadi buat pengalaman kita ke depannya. Karena yang kita lawan juga para pemain bintang," ujar Tedi.
Tedi Oka juga menambahkan bahwa timnya akan segera berbenah untuk menghadapi agenda turnamen yang akan datang.
"Persiapan pasti akan dilakukan karena kompetisi ke depannya akan banyak. Jadi buat adik-adik mempersiapkan juga. Jadi pasti akan berbenah. Ini jadi penghargaan sekaligus pengalaman juga," lanjutnya.
Di sisi lain, pemain Foolad Sirjan Iranian, Aleksandar Nikolov, menyampaikan rasa syukur atas hasil maksimal yang diraih timnya.
"Terima kasih banyak atas pertandingan hari ini. Kami senang bisa menang, jadi kami bisa beristirahat untuk semifinal dan final," katanya.
Aleksandar Nikolov kini langsung mengalihkan fokus untuk menghadapi laga berikutnya yang diprediksi berjalan lebih sengit.
"Kami memiliki lawan yang sulit dari STI Jepang. Jadi kami akan menyiapkan yang terbaik dan tampil dengan kekuatan penuh," pungkasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow