Dinas Pendidikan Tetapkan Jadwal Libur Sekolah Semester Genap 2026

Smallest Font
Largest Font

Siswa dan orang tua mulai bersiap menyambut masa libur panjang sekolah pada akhir tahun ajaran 2025/2026. Jeda belajar ini menjadi waktu bagi para siswa untuk beristirahat bersama keluarga. Dikutip dari Id, kalender pendidikan di setiap wilayah memiliki ketentuan yang berbeda-beda.

Kebijakan jadwal libur sekolah disesuaikan oleh keputusan Dinas Pendidikan masing-masing daerah. Beberapa provinsi di Indonesia telah merilis estimasi waktu liburan bagi para pelajar. Waktu pelaksanaan ini menyasar jenjang pendidikan dasar hingga menengah.

Dinas Pendidikan DKI Jakarta menetapkan masa libur sekolah semester genap pada 27 Juni 2026 sampai 11 Juli 2026. Periode ini menjadi masa istirahat terlama bagi siswa di ibu kota.

Sementara itu, wilayah Jawa Barat menjadwalkan libur sekolah semester genap mulai 29 Juni 2026 hingga 10 Juli 2026. Pelajar di provinsi lain diimbau tetap memeriksa kalender pendidikan setempat.

Daftar Tanggal Merah Nasional Sisa Tahun 2026

Masyarakat juga dapat mencermati sisa hari libur nasional dan cuti bersama yang ditetapkan pemerintah. Momen tanggal merah ini berlangsung hingga penghujung tahun.

Pemerintah menetapkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah jatuh pada 16 Juni 2026. Selanjutnya, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia diperingati pada 17 Agustus 2026.

Umat Islam merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 25 Agustus 2026. Memasuki akhir tahun, Hari Raya Natal jatuh pada 25 Desember 2026 yang didahului cuti bersama pada 24 Desember 2026.

Ragam Aktivitas Pengisi Libur Panjang

Siswa dapat memanfaatkan waktu luang di rumah dengan mengasah kreativitas. Beberapa opsi kegiatannya meliputi pembuatan kerajinan tangan dari barang bekas dan belajar memasak bersama. Membaca buku cerita atau buku pengetahuan juga menjadi pilihan edukatif. Selain itu, anak-anak dapat mencoba eksperimen sains sederhana atau mengembangkan hobi seperti menggambar, menulis, dan bermusik.

Untuk kegiatan di luar rumah, kunjungan ke museum atau tempat bersejarah bisa menjadi alternatif edukasi. Berwisata ke destinasi alam seperti taman dan pantai juga dapat menyegarkan pikiran. Pilihan lain yang tidak kalah bermanfaat adalah mengikuti kursus singkat sesuai minat. Anggota keluarga juga bisa meluangkan waktu untuk berolahraga bersama atau mengikuti pelatihan keterampilan komunitas.

Advertisement
Scroll To Continue with Content

Disclaimer

This article was automatically rewritten by AI based on source: id.medanaktual.com without altering the facts of the original article.
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed