Inter Miami Wajib Bayar LA Galaxy Rp17,7 Miliar Demi Rekrut Casemiro
Inter Miami dikabarkan harus membayar sekitar £750.000 atau setara Rp17,7 miliar kepada sesama klub MLS, LA Galaxy. Biaya ini dikeluarkan demi merampungkan proses transfer gelandang Brasil, Casemiro.
Seperti dikutip dari Bola, sang pemain sebenarnya akan meninggalkan Manchester United dengan status bebas transfer. Kontraknya bersama klub Premier League tersebut dijadwalkan berakhir pada akhir bulan ini.
Meskipun berstatus bebas transfer, klub asal Florida itu tetap harus mengeluarkan dana besar akibat regulasi kompetisi domestik Amerika Serikat. Kewajiban pembayaran kompensasi ini muncul karena aturan khusus MLS yang dikenal sebagai discovery rights.
Berdasarkan regulasi kompetisi sepak bola Amerika Serikat, setiap klub di kasta tertinggi dapat memasukkan maksimal lima pemain asing ke dalam daftar pemantauan mereka.
Saat ini, LA Galaxy memegang hak atas nama Casemiro dalam daftar mereka. Hal ini memberikan skuad berjuluk Los Galacticos itu hak prioritas utama untuk melakukan negosiasi dengan sang gelandang.
Menurut laporan The Mirror pada Senin (22/6/2026), Casemiro sebelumnya sempat mengadakan pembicaraan dengan manajemen LA Galaxy. Beberapa proposal penawaran bahkan telah diajukan agar mantan pemain Real Madrid itu bersedia bergabung.
Namun, keputusan sang gelandang berubah setelah melakukan kunjungan untuk menemui keluarganya di Miami. Ia kini diperkirakan akan menandatangani kontrak bersama skuad asuhan Gerardo Martino pada jendela transfer sekunder MLS, yang dibuka dari 13 Juli hingga 2 September.
Sistem regulasi ini telah menuai banyak kritik dalam beberapa tahun terakhir, meskipun penerapannya sudah menjadi praktik yang lumrah di kompetisi sepak bola Amerika Serikat.
Kasus serupa pernah terjadi saat Marco Reus pindah dari Borussia Dortmund ke LA Galaxy pada tahun 2024. Saat itu, manajemen Los Galacticos diwajibkan membayar kompensasi senilai 400.000 dolar AS kepada Charlotte FC yang memegang hak klaim awal.
Mekanisme Resmi dari Pihak MLS
Pihak pengelola kompetisi sepak bola Amerika Serikat memberikan penjelasan terperinci mengenai mekanisme pemantauan pemain ini.
“Melalui proses discovery, klub dapat memantau dan merekrut pemain yang belum memiliki kontrak dengan MLS dan tidak berada dalam mekanisme penempatan pemain lainnya (misalnya MLS SuperDraft). Untuk merekrut pemain melalui proses ini, klub harus terlebih dahulu memasukkan pemain tersebut ke dalam daftar discovery mereka," tulis MLS.
"Setiap klub dapat memiliki hingga lima pemain dalam daftar tersebut pada satu waktu dan dapat menambah atau menghapus nama kapan saja.Tidak ada batasan jumlah pemain yang dapat direkrut dari daftar discovery. Pemain yang sebelumnya berada dalam Allocation Ranking List kini juga dapat masuk ke dalam proses discovery."
"Pemain yang meninggalkan MLS akan kembali dapat dimasukkan ke daftar discovery satu minggu setelah transfer permanennya selesai dan liga telah memberi pemberitahuan kepada seluruh klub.”
"Jika dua atau lebih klub mencoba memasukkan pemain yang sama ke daftar discovery mereka, klub yang mengajukan klaim lebih dahulu akan memiliki hak prioritas untuk merekrut pemain tersebut.Jika pengajuan dilakukan pada hari yang sama, maka klub dengan rata-rata poin per pertandingan terendah di musim reguler MLS saat ini (dengan syarat minimal telah memainkan tiga pertandingan) akan mendapatkan hak prioritas."
"Jika sebuah klub ingin merekrut pemain yang berada dalam daftar discovery klub lain yang memiliki prioritas lebih tinggi, mereka dapat menawarkan kompensasi sebesar 50.000 dolar AS dalam bentuk General Allocation Money sebagai imbalan atas hak merekrut pemain tersebut."
"Klub yang memiliki pemain dalam daftar discovery kemudian memiliki waktu lima hari (atau tiga hari selama Secondary Transfer Window) untuk memilih antara menerima kompensasi tersebut dan melepas haknya, atau memberikan tawaran kontrak yang nyata dan masuk akal kepada pemain bersangkutan.”
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow