Inggris Hadapi Bayang-bayang Kegagalan Brasil di Piala Dunia 2026

Smallest Font
Largest Font

Tim nasional Inggris akan melakoni laga krusial pada babak perempat final Piala Dunia 2026 dengan menghadapi tantangan besar. Langkah The Three Lions kini dibayangi oleh potensi kegagalan serupa yang dialami oleh tim raksasa Amerika Selatan, Brasil. Seperti dikutip dari Ulanda, Inggris dijadwalkan bertanding melawan Norwegia di Hard Rock Stadium, Miami, pada Minggu dini hari WIB.

Tim asuhan Ståle Solbakken tersebut mulai diwaspadai setelah berhasil menciptakan kejutan besar dengan menumbangkan Brasil 2-1 di babak 16 besar. Sejumlah analis menilai bahwa efektivitas permainan Norwegia menjadi ancaman nyata bagi lini pertahanan Inggris. Tim berjuluk Løvene itu dikenal tidak bertumpu pada penguasaan bola tinggi, melainkan pada keunggulan transisi cepat ketika lawan sedang asyik menyerang.

Strategi serangan balik kilat Norwegia terbukti ampuh merusak konsentrasi lini belakang Brasil hingga berujung pada kekalahan Selecao. Hal serupa berpotensi menjadi masalah serius bagi Inggris yang belakangan ini menunjukkan kerentanan di sektor pertahanan mereka.

Saat mengalahkan Meksiko 3-2 di fase sebelumnya, organisasi pertahanan Inggris sempat kedodoran ketika mengantisipasi transisi dengan tempo tinggi. Kelemahan ini dapat dimanfaatkan oleh lini depan Norwegia yang dipimpin oleh penyerang tajam, Erling Haaland. Striker berusia 25 tahun tersebut tampil impresif sepanjang turnamen dengan torehan tujuh gol. Postur tubuh yang mencapai 195 sentimeter serta penyelesaian akhir yang klinis membuat lini belakang Inggris wajib meningkatkan kewaspadaan penuh.

Meskipun menghadapi ancaman serius, Inggris tetap memiliki modal kuat berkat pengalaman bertanding di turnamen besar. Keseimbangan permainan tim tetap terjaga berkat kehadiran pemain kunci seperti Jude Bellingham, Declan Rice, Phil Foden, dan Harry Kane.

Harry Kane yang menjabat sebagai kapten tim masih menjadi tumpuan utama di lini serang setelah mencetak enam gol. Kualitas individu dan kedalaman skuad yang merata dinilai menjadi faktor pembeda yang bisa menguntungkan posisi Inggris.

Pertandingan ini diprediksi berjalan ketat karena mempertemukan dua karakter permainan yang bertolak belakang. Inggris dipastikan mengandalkan kreativitas lini tengah, sementara Norwegia mengutamakan kedisiplinan bertahan dan efisiensi serangan balik.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed