Harga Pasar Jay Idzes Meroket Tajam Bersama Sassuolo
Bek sekaligus kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menorehkan catatan mengesankan sepanjang musim kompetisi Serie A 2025/2026. Seperti dilansir dari Bola, penampilannya yang solid bersama Sassuolo di kasta tertinggi liga sepak bola Italia sukses menarik perhatian publik. Pemain lini belakang ini tercatat hanya absen pada pertandingan pekan pertama.
Setelah momen tersebut, ia selalu dipercaya turun ke lapangan, bahkan sukses mengamankan posisi starter dalam 35 laga. Idzes mengumpulkan total waktu bermain yang cukup signifikan sepanjang musim ini, yakni mencapai 3.063 menit. Performa konsistennya di atas lapangan juga diganjar dengan raihan rating rata-rata sebesar 6,49 di setiap pertandingan.
Keberhasilan performa tersebut berdampak langsung pada nilai ekonomis sang pemain di lantai bursa. Lonjakan harga pasar yang dialami oleh kapten skuad Garuda ini terbilang sangat drastis.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Transfermarkt, grafik nilai transfer Idzes menunjukkan tren positif yang terus merangkak naik sejak awal kariernya. Perkembangan ini terlihat sejak ia membela FC Eindhoven, Go Ahead Eagles, Venezia, hingga kini berseragam Sassuolo. Lonjakan paling signifikan terjadi dalam kurun waktu satu musim ke belakang, di mana angka jualnya melambung hingga ratusan miliar rupiah. Saat didatangkan dari Venezia, nilai mahar sang pemain berada di kisaran Rp130,3 miliar.
Namun setelah selesainya kompetisi Serie A 2025/2026, nilai jual Idzes meroket hingga menyentuh angka Rp243,4 miliar. Hal ini menunjukkan adanya pertumbuhan valuasi sebesar Rp113,1 miliar atau setara dengan kenaikan 87 persen dalam satu musim. Raihan angka transfer terbaru ini menempatkan Idzes di jajaran elite pemain dengan nilai jual tertinggi di dalam skuad Sassuolo. Saat ini, posisi dua teratas dihuni oleh bek Tarik Muharemovic dan gelandang Ismael Kone yang masing-masing dihargai Rp434,54 miar.
Peringkat ketiga ditempati oleh penggawa asal Prancis, Armand Lauriente, dengan taksiran nilai pasar mencapai Rp330,25 miliar. Sementara itu, penyerang Andrea Pinamonti berada di urutan keempat dengan valuasi sebesar Rp260,72 miliar. Idzes sendiri kokoh berdiri di peringkat kelima dengan nilai pasar terkininya yang mencapai Rp243,43 miliar.
Angka tersebut berhasil melewati nilai jual sejumlah pemain pilar lainnya. Beberapa nama yang tergeser oleh valuasi Idzes antara lain Cristian Volpato yang dihargai Rp173,82 miliar serta penjaga gawang Arijanet Muric dengan nilai Rp130,6 miliar. Bahkan, angka ini terpaut jauh di atas nilai pasar milik kapten utama Sassuolo, Domenico Berardi, yang kini berusia 31 tahun dengan banderol Rp121,67 miliar.
Pemain Termahal di Skuad Garuda
Peningkatan valuasi yang masif ini otomatis mengukuhkan posisi Idzes sebagai pemain dengan nilai pasar tertinggi di dalam tubuh Timnas Indonesia saat ini. Ia memimpin daftar pemain mahal di skuad asuhan Shin Tae-yong.
Pada peringkat kedua, posisi pemain termahal di Timnas Indonesia ditempati oleh Kevin Diks yang memiliki taksiran harga di kisaran Rp86,9 miliar. Mengikuti di urutan ketiga adalah Calvin Verdonk yang mengalami lonjakan performa bersama Lille, dengan nilai pasar mencapai Rp52,14 miliar.
Selanjutnya, posisi keempat diisi oleh Emil Audero yang tampil memukau bersama Cremonese dengan kisaran harga Rp48,67 miar. Tempat kelima dalam daftar pemain termahal skuad Garuda diduduki oleh penjaga gawang Ajax, Maarten Paes, yang memiliki nilai pasar sebesar Rp34,76 miliar.
| Nama Pemain | Klub Asal | Nilai Pasar (Rupiah) |
|---|---|---|
| Jay Idzes | Sassuolo | Rp243,4 miliar |
| Kevin Diks | – | Rp86,9 miar |
| Calvin Verdonk | Lille | Rp52,14 miliar |
| Emil Audero | Cremonese | Rp48,67 miliar |
| Maarten Paes | Ajax | Rp34,76 miar |
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow