Enam Pemain Argentina yang Gagal Bersinar di Barcelona
Barcelona merupakan salah satu klub raksasa Eropa yang kerap menjadi destinasi utama bagi para pesepak bola dunia, termasuk talenta berbakat asal Argentina. Hingga kini, tercatat ada 16 pemain dari Negeri Tango yang pernah berseragam Blaugrana dengan kontribusi yang beragam. Nama besar seperti Lionel Messi sukses mengukir sejarah emas di Camp Nou dan mempersembahkan deretan trofi bergengsi.
Namun, dikutip dari Bola, tidak semua pemain asal Argentina memiliki jalan karier yang mulus seperti sang megabintang.
Berikut adalah enam pemain Argentina yang dinilai gagal bersinar selama membela Barcelona. Maxi Lopez mendarat di Barcelona dari River Plate pada bursa transfer Januari 2005.
Sayangnya, striker ini kalah bersaing dengan nama-nama besar seperti Ronaldinho, Samuel Eto'o, Ludovic Giuly, Henrik Larsson, hingga Lionel Messi. Lopez sempat dipinjamkan ke Real Mallorca pada musim 2006–2007 sebelum akhirnya dilepas permanen ke FC Moscow.
Selama membela panji Barcelona, ia tercatat hanya mampu menyumbang dua gol dari total 19 penampilannya di semua ajang.
2. Roberto Bonano
Barcelona kepincut meminang penjaga gawang Roberto Bonano pada musim panas 2001 setelah performa gemilangnya bersama River Plate.
Namun, kiprah apiknya di Argentina tidak menular saat dirinya mengawal gawang Barcelona karena beberapa kali melakukan blunder fatal. Posisi Bonano akhirnya tergeser ke bangku cadangan seiring dengan melejitnya kiper muda potensial, Victor Valdes. Bonano mengemas 74 penampilan bersama Blaugrana sebelum akhirnya memutuskan pindah ke Murcia.
3. Juan Pablo Sorin
Bek kiri Juan Pablo Sorin datang ke Barcelona pada Januari 2003 dengan status pemain pinjaman dari klub Brasil, Cruzeiro.
Karier pemain berambut gondrong ini terbilang sangat singkat di Camp Nou karena hanya bertahan selama setengah musim saja.
Sorin mencatatkan 15 kali penampilan dengan sumbangan satu gol sebelum akhirnya melanjutkan petualangannya ke klub Prancis, Paris Saint-Germain.
4. Gabriel Milito
Barcelona merogoh kocek sebesar 20 juta euro untuk menebus Gabriel Milito dari Real Zaragoza pada tahun 2007.
Langkah Milito untuk menjadi pilar pertahanan Blaugrana terganjal oleh masalah cedera parah yang kerap membekapnya. Akibatnya, sang bek tengah hanya mampu tampil dalam 76 pertandingan di semua kompetisi selama empat tahun masa baktinya.
Kerja sama Milito dan Barcelona berakhir pada tahun 2011 saat ia memilih pulang kampung untuk memperkuat klub Independiente.
5. Javier Saviola
Javier Saviola didatangkan Barcelona dari River Plate pada tahun 2001 dengan biaya transfer mencapai 35,9 juta euro. Kendati sempat mengemas total 70 gol dari 168 laga selama dua periode, ia kesulitan menyegel tempat utama secara konsisten. Penyerang lincah ini bahkan sempat dipinjamkan ke AS Monaco dan Sevilla guna mendapatkan menit bermain reguler.
Kontrak Saviola akhirnya habis pada 2007, dan ia memilih menyeberang ke rival abadi Barcelona, Real Madrid.
6. Juan Roman Riquelme
Juan Roman Riquelme digadang-gadang menjadi jenderal lapangan tengah baru saat direkrut dari Boca Juniors pada tahun 2002.
Namun, pesona sang playmaker meredup lantaran pelatih Louis Van Gaal kerap memainkannya di posisi yang tidak ideal, yakni penyerang sayap kiri.
Riquelme membukukan enam gol dan sembilan assist dari total 42 pertandingan sebelum dilepas ke Villarreal pada musim berikutnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow