Emil Audero Bagikan Kenangan Indah Bersama Cremonese Meski Terdegradasi

Smallest Font
Largest Font

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero mengungkapkan bahwa dirinya memiliki kenangan yang sangat indah selama satu musim membela Cremonese di panggung Serie A 2025/2026. Pemain pinjaman dari Como 1907 tersebut menjadi sosok reguler yang diandalkan di lini pertahanan tim berjulukan I Grigiorossi.",

Seperti dikutip dari Bola, Emil Audero langsung mengamankan posisi utama di bawah mistar gawang sejak masa kepelatihan Davide Nicola hingga suksesornya, Marco Giampaolo. Penjaga gawang asal Lombok, Nusa Tenggara Barat ini tercatat hanya melewatkan empat pertandingan sepanjang bergulirnya musim kompetisi 2025/2026.

Dari total 34 laga yang dimainkan, Emil Audero menorehkan statistik impresif dengan membukukan 11 kali clean sheet dan melakukan 123 penyelamatan penting. Catatan tersebut menjadikannya sebagai kiper dengan jumlah penyelamatan terbanyak di Serie A musim ini, meski gawangnya kebobolan 50 kali dengan rating rata-rata 6,84 per laga.

Namun performa apik sang penjaga gawang gagal menyelamatkan Cremonese dari jurang degradasi ke Serie B. Tim tersebut menyudahi kompetisi di peringkat ke-18 dengan mengemas 34 poin dari 38 laga, menyusul Pisa dan Hellas Verona yang juga turun kasta.

Keterpurukan I Grigiorossi dipicu oleh penurunan performa yang drastis pada paruh kedua musim, setelah sempat tampil menjanjinkan di awal musim termasuk menumbangkan AC Milan. Pada putaran kedua, Cremonese menelan 13 kekalahan dan hanya meraih tiga kemenangan serta empat hasil imbang.

"Sayangnya kami harus mengakhiri musim dengan kekalahan yang berarti kami terdegradasi," tutur Emil Audero dalam perbincangan di kanal Youtube Gianluca Rossi TV.

"Musim dimulai dengan baik, tapi kemudian keadaan menjadi rumit di tengah musim, dan kami seharusnya bisa menyadari tanda-tanda penurunan. Sangat disayangkan kami terdegradasi karena ada alasan lain untuk itu," sambung Emil Audero.

Meski kecewa dengan hasil akhir, Emil Audero melihat klub tersebut memiliki tata kelola yang sehat dan potensi besar untuk kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola Italia pada masa mendatang.

"Kami memainkan pertandingan yang meyakinkan meski ada kesalahan. Ada energi yang luar biasa, tapi tidak terlihat lagi di paruh kedua kompetisi. Ini sangat disayangkan, sekali lagi saya kecewa Cremonese harus terdegradasi. Cremonese klub yang sehat, jika beberapa hal bisa terselesaikan, tim ini bisa menjadi kekuatan besar di Serie A," jelas Emil Audero.

Setelah masa peminjaman ini selesai, Emil Audero dijadwalkan kembali ke Como 1907 yang memegang kontraknya hingga Juni 2028. Terkait kelanjutan kariernya pada musim depan, penjaga gawang berusia 28 tahun tersebut mengaku belum mau terburu-buru mengambil keputusan.

"Saya berstatus pemain pinjaman di Cremonese dengan opsi pembelian. Saya masih memiliki kontrak dua tahun lagi di Como. Untuk saat ini masih terlalu dini untuk membicarakan masa depan. Harapan saya ini bisa membuat saya bahagia," kata Emil Audero.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed