DFB Tolak Aturan Kartu Merah Tutup Mulut FIFA di Bundesliga

Smallest Font
Largest Font

Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) memutuskan untuk tidak menerapkan aturan kartu merah bagi pemain yang menutupi mulut saat berdebat mulai Bundesliga musim 2026/2027. Kebijakan ini berbeda dengan regulasi ketat FIFA pada Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, sebagaimana dilansir dari Bola. Badan perwasitan DFB mengonfirmasi bahwa tindakan menutupi mulut saat berbicara dengan lawan hanya akan dijatuhi sanksi kartu kuning.

Langkah tersebut diambil dengan memilih untuk menyelaraskan regulasi domestik mereka pada aturan disiplin milik UEFA. Keputusan DFB ini berseberangan dengan langkah tegas FIFA yang sebelumnya mengusir pemain seperti Miguel Almiron dari Paraguay dan Piero Hincapie dari Ekuador di Piala Dunia 2026. Aturan FIFA tersebut awalnya dipicu oleh insiden dugaan pelecehan rasial yang melibatkan Vinicius Junior dan Gianluca Prestianni pada laga Liga Champions Februari 2026.

Meskipun DFB melonggarkan sanksi langsung di lapangan menjadi kartu kuning, pemain yang terbukti melakukan pelanggaran ucapan serius tetap dapat menghadapi hukuman disiplin susulan. Di samping aturan menutup mulut, Jerman juga menolak memberikan kewenangan kepada Video Assistant Referee (VAR) untuk meninjau ulang keputusan sepak pojok.

Guna mempercepat tempo permainan, Bundesliga tetap mengadopsi beberapa regulasi baru seperti penerapan hitung mundur pada lemparan ke dalam dan tendangan gawang. Tim yang melampaui batas waktu yang ditentukan bakal kehilangan penguasaan bola kepada pihak lawan. Sanksi tegas lain juga disiapkan bagi tim yang sengaja mengulur waktu saat proses pergantian pemain, berupa kewajiban bermain dengan 10 personel selama satu menit. Selain itu, pemain yang mendapat perawatan medis di dalam lapangan diharuskan menunggu satu menit sebelum kembali masuk, kecuali pada kasus cedera kepala, benturan keras, atau pelanggaran berbuah kartu.

Sebagai bentuk transparansi keputusan penting di lapangan, VAR di Bundesliga kini diwajibkan untuk memeriksa seluruh insiden yang berpotensi menghasilkan kartu kuning kedua sebelum wasit mengusir pemain.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed