Bupati Gorontalo Operasikan Kembali Wisata Pemandian Taluhu Barakati

Smallest Font
Largest Font

Objek wisata legendaris Pemandian Taluhu Barakati di Kecamatan Batudaa kembali beroperasi setelah sempat terbengkalai akibat hantaman pandemi Covid-19. Pemerintah Kabupaten Gorontalo melakukan pembukaan kembali destinasi ini sebagai langkah nyata menghidupkan lagi ruang publik yang mati suri, seperti dilansir dari Ulanda.

Kawasan wisata yang lama sepi tersebut kini mulai dipadati warga yang ingin bernostalgia. Tawa anak-anak kembali terdengar di area kolam, sementara para pedagang kecil mulai membuka lapak sederhana di sekitar lokasi.

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menjelaskan bahwa pengoperasian kembali destinasi ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk menyediakan tempat rekreasi yang berdampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat.

"Taluhu Barakati ini bukan hanya soal tempat mandi atau wisata biasa. Kita ingin menghadirkan ruang yang ramah anak, nyaman untuk keluarga, dan sekaligus menghidupkan ekonomi masyarakat lewat UMKM," kata Sofyan.

Sektor wisata lokal sempat mengalami dampak buruk akibat pandemi Covid-19 dengan penurunan drastis jumlah pengunjung. Taluhu Barakati menjadi salah satu lokasi yang paling terdampak hingga infrastrukturnya sempat rusak dan tidak terawat.

Kini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengusung konsep baru yang mengombinasikan nilai hiburan, sosial, dan ekonomi. Kawasan ini ditargetkan menjadi tempat yang aman untuk anak-anak sekaligus wadah bagi pertumbuhan pelaku usaha mikro.

"Kita ingin masyarakat merasakan langsung manfaat ekonomi dari kebangkitan wisata ini," ujarnya.

Pemerintah daerah memprioritaskan keterlibatan UMKM kuliner dan produk lokal di sekitar area pemandian. Langkah penataan ulang juga fokus pada penyediaan fasilitas yang ramah keluarga demi merespons perubahan tren wisata pascapandemi.

Meskipun memiliki potensi besar sebagai destinasi unggulan, tantangan perawatan dan keberlanjutan fasilitas pascarevitalisasi menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi pemerintah daerah.

Sofyan mengakui proses pemulihan kawasan wisata historis ini memerlukan waktu yang tidak instan serta dukungan dari berbagai pihak.

"Yang paling penting sekarang adalah bagaimana kita menjaga agar Taluhu Barakati ini tetap hidup, tetap bersih, aman, dan memberi manfaat untuk masyarakat," katanya.

Langkah re-opening ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah dalam menjadikan sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi. Sektor pariwisata dinilai mampu mempercepat perputaran uang karena melibatkan komunitas kreatif, jasa transportasi, hingga pelaku kuliner.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed