Bukan Sekadar Administrasi, Rum Pagau Cari Sosok 'Panglima' Birokrasi dengan Leadership Tinggi
Boalemo kini berada di persimpangan krusial dalam menentukan arah kebijakan birokrasinya. Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, menegaskan bahwa kursi Sekretaris Daerah (Sekda) bukanlah sekadar jabatan administratif bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Baginya, Sekda adalah jantung pemerintahan yang menuntut nyali kepemimpinan luar biasa.
Penegasan ini meluncur saat Rum Pagau membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo di Hotel Yulia, Kota Gorontalo, Senin (30/3/2026). Di hadapan para penguji dan peserta, sang Bupati melempar pesan kuat: Boalemo tidak butuh sekadar "tukang stempel", melainkan seorang pemimpin yang mampu merangkul seluruh dinamika birokrasi.
Vitalitas Jabatan Sekda: Jantung Pemerintahan
Rum Pagau menekankan bahwa posisi Sekda memiliki peran yang sangat strategis. Sebagai pejabat tertinggi di struktur birokrasi daerah, Sekda memikul beban untuk menggerakkan roda pemerintahan agar tetap sinkron dengan visi kepala daerah.
"Sekretaris daerah itu jantungnya Pemerintah Daerah. Karena posisinya yang sangat vital, kita butuh orang yang punya kemampuan mumpuni, leadership yang kuat, serta karakter yang tidak mudah goyah," ujar Rum Pagau dengan nada tegas.
Ia menambahkan, seorang Sekda harus mampu membedah kondisi psikologis dan sosiologis para pejabat di bawahnya. Komunikasi vertikal dan horizontal menjadi kunci utama. "Sekda harus paham apa yang dialami para Kepala Dinas hingga pejabat Eselon III. Mereka harus mampu menyatukan beragam pandangan yang ada," tambahnya lagi.
Menepis Politik Dinasti dan Kedekatan Personal
Satu hal yang mencuri perhatian dalam sambutan tersebut adalah janji Rum Pagau mengenai objektivitas seleksi. Di tengah skeptisisme publik terhadap pengisian jabatan yang seringkali berbau nepotisme, Bupati Boalemo ini memasang badan.
Ia menegaskan tidak akan memilih "orang dekat" atau berdasarkan faktor emosional semata. Standar yang ia gunakan murni berdasarkan regulasi dan kompetensi yang teruji di lapangan.
"Saya sebagai Bupati tidak mau menentukan Pejabat Tinggi Pratama di Boalemo hanya berdasarkan faktor kedekatan. Saya butuh orang yang benar-benar mampu mengeksekusi tugas dan fungsi sesuai mandat undang-undang," tegasnya.
Empat Nama Berebut Kursi Panas
Proses seleksi ini pun menjadi panggung pembuktian bagi empat figur yang telah mendaftarkan diri. Keempatnya memiliki rekam jejak yang beragam, mulai dari akademisi hingga praktisi birokrasi murni. Berikut adalah daftar calon Sekretaris Daerah Boalemo:
- Prof. Dr. Nurdin Baderan
- Drs. Teguh Jatmika
- Syarifudin Lamusu, SE., MM
- Rahmat Biya, SKM., MM
Setiap kandidat kini tengah diuji kelayakannya untuk menempati posisi paling bergengsi di jajaran ASN Boalemo tersebut.
Target Pelantikan di Pertengahan April
Waktu terus berjalan. Rum Pagau menginginkan kekosongan jabatan ini segera terisi secara definitif. Ia menargetkan agar pada pertengahan bulan April, sosok "Panglima" Birokrasi yang baru sudah resmi dilantik.
"Sudah cukup lama posisi ini menjadi perhatian kita. Kita harus bergerak cepat mengikuti regulasi pemerintah agar agenda pembangunan tidak terhambat. Harapan kita semua, Sekda terpilih nantinya bisa segera bekerja mewujudkan visi Boalemo," tutup Rum Pagau.
Dengan standar tinggi yang ditetapkan Bupati, publik kini menunggu: Siapa di antara keempat nama tersebut yang mampu membuktikan bahwa mereka bukan sekadar memenuhi syarat di atas kertas, melainkan memiliki jiwa kepemimpinan yang dibutuhkan Boalemo?
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow