Bongkar Spesifikasi Redmi 14C Kapasitas RAM 16 GB Layar Super Lega

Smallest Font
Largest Font

Pasar ponsel terjangkau kembali diramaikan oleh kehadiran hp xiaomi 14c atau yang secara resmi dikenal sebagai Redmi 14C di Indonesia. Saya melihat perangkat ini membawa pendekatan desain yang cukup berani untuk ukuran ponsel di kelasnya. Desain modul kamera belakang yang berbentuk bulat besar langsung menyita perhatian sejak pandangan pertama.

Langkah Xiaomi merilis perangkat Redmi 14C ini tampaknya sengaja dirancang untuk memikat konsumen yang mendambakan layar super lega. Kehadiran ukuran panel yang masif menjadi salah satu nilai jual utama yang paling ditekankan. Penampilan fisik luar dari gawai ini memang terlihat sangat modis dan naik kelas.

Namun, di balik kulit luarnya yang estetik, kita perlu membedah lebih dalam isi jeroannya. Spesifikasi di atas kertas sering kali tidak menceritakan performa dunia nyata secara utuh. Mari kita kupas tuntas seluruh aspek teknis, kelebihan, serta kekurangan tersembunyi dari gawai anyar ini.

Saat pertama kali melihat data fisiknya, ukuran bodi Redmi 14C ini memang tergolong sangat bongsor. Sasis perangkat ini memiliki tinggi mencapai 171,88 mm dengan lebar bodi berada di angka 77,8 mm. Ketebalan sasisnya sendiri diklaim cukup kompetitif, yakni berkisar pada angka 8,22 mm.

Ukurannya yang tinggi membuat navigasi satu tangan akan terasa sangat menyulitkan bagi sebagian besar pengguna. Jari Anda dipastikan akan kesulitan menjangkau area sudut atas layar tanpa menggeser posisi genggaman. Profil bodinya yang memanjang ini memang menjadi konsekuensi logis dari adopsi panel layar yang ekstra besar.

Bobot dari perangkat ini juga menjadi catatan tersendiri yang perlu Anda pertimbangkan secara matang. Pengujian dari Xiaomi Internal Labs menunjukkan varian warna Midnight Black dan Dreamy Purple memiliki bobot seberat 211 gram. Bobot yang melebihi angka dua ratus gram tentu akan terasa mantap sekaligus cepat melelahkan pergelangan tangan.

Bagi Anda yang menginginkan varian yang sedikit lebih ringan, opsi warna Starry Blue bisa menjadi pilihan. Varian Starry Blue ini memiliki bobot yang sedikit terpangkas di angka 204 gram saja. Perbedaan bobot ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh lapisan akhir atau material penutup bodi belakang yang digunakan.

Layar Dot Drop 120 Hz yang Luas Tapi Kurang Tajam

Sektor visual Redmi 14C mengandalkan panel layar jenis Dot Drop IPS LCD dengan bentang diagonal mencapai 6,88 inci. Menonton video atau bermain game santai di panel sebesar ini memang terasa sangat memuaskan pandangan. Rasio layar dibanding bodi perangkat ini tercatat berada di kisaran angka 89,7%.

Sayangnya, ukuran panel yang masif ini tidak diimbangi dengan peningkatan resolusi gambar yang mumpuni. Resolusi layarnya tertahan di level HD+ atau tepatnya berukuran 1640 x 720 piksel saja. Imbasnya, kerapatan piksel dari panel IPS LCD ini hanya menyentuh angka 260 ppi.

Layar berukuran 6,88 inci dengan resolusi sebatas HD+ membuat ketajaman gambar terasa kurang optimal, terutama saat membaca teks berukuran kecil.

Reproduksi warna panel ini didukung oleh kedalaman warna 8-bit yang mampu menghasilkan hingga 16,7 juta warna. Gamut warna yang didukung mencakup 70% NTSC dengan tingkat rasio kontras standar di angka 1.500:1. Kemampuan tingkat kecerahan layarnya berada di angka 450 nit untuk kondisi standar.

Saat digunakan di bawah terik matahari, layar ponsel ini didukung High Brightness Mode hingga 600 nit. Keunggulan lain yang patut diapresiasi adalah dukungan refresh rate otomatis yang kini bisa melonjak tinggi hingga 120 Hz. Pergerakan animasi menu atau gulir linimasa media sosial akan terasa jauh lebih mulus.

Responsivitas sentuhan jari juga cukup responsif berkat touch sampling rate yang sudah mendukung hingga 240 Hz. Keamanan mata pengguna juga diperhatikan lewat dua sertifikasi penting dari lembaga pengujian global. Layar Redmi 14C mengantongi sertifikasi Cahaya Biru Rendah TÜV Rheinland serta sertifikasi Bebas Kedip TÜV Rheinland.

Rp1.499 Juta! Unboxing + tes gaming kamera Redmi 14C Indonesia! | GadgetIn

Menakar Performa MediaTek Helio G81-Ultra

Dapur pacu utama dari Redmi 14C mempercayakan performanya pada chipset besutan MediaTek Helio G81-Ultra. Chipset ini mengusung arsitektur prosesor delapan inti atau octa-core yang dibagi menjadi dua klaster performa. Inti performa diisi oleh Cortex-A75 dan inti efisiensi ditangani oleh Cortex-A55.

Frekuensi kerja maksimum dari CPU MediaTek Helio G81-Ultra ini berada di angka 2,0 GHz. Sementara untuk urusan olah grafis dan visual game, chipset ini mengandalkan GPU Mali-G52 MC2. Secara performa harian, kombinasi komponen ini sudah mencukupi untuk kebutuhan mendasar seperti berkirim pesan.

Konfigurasi memori yang mendarat resmi di pasar Indonesia hadir dalam dua pilihan varian kapasitas penyimpanan. Varian pertama mengusung kombinasi RAM LPDDR4X 6 GB dengan media penyimpanan internal berkapasitas 128 GB. Varian tertinggi mengombinasikan kapasitas RAM LPDDR4X 8 GB dengan penyimpanan internal sebesar 256 GB.

Jenis teknologi penyimpanan internal yang digunakan sayangnya masih memakai tipe eMMC 5.1 yang tergolong lawas. Kecepatan baca dan tulis data dari eMMC 5.1 tentu kalah gesit jika dibandingkan teknologi UFS. Kecepatan pasang aplikasi atau proses memuat data game berat akan terasa sedikit memakan waktu.

Untuk mendongkrak kemampuan multitasking, Xiaomi membenamkan teknologi ekspansi RAM virtual yang cukup masif. Pengguna bisa memperluas kapasitas RAM virtual hingga total mencapai 16 GB pada varian tertingginya. Sistem akan meminjam ruang kosong dari media penyimpanan ROM untuk dijadikan memori tambahan.

Kemampuan Kamera Utama 50 MP dan Fitur Pendukung

Bergeser ke sektor fotografi, modul bulat besar di bagian belakang memuat kamera utama beresolusi 50 MP. Lensa kamera utama ini dibekali dengan susunan lensa 5P serta bukaan diafragma sebesar f/1,8. Di samping kamera utama, terdapat satu lensa tambahan beresolusi 2 MP serta sebuah lampu LED flash.

Foto yang dihasilkan pada kondisi pencahayaan melimpah tergolong cukup baik untuk sekadar dibagikan ke media sosial. Karakter warnanya cenderung natural walau detail gambar terkadang mengalami penurunan di area sudut foto. Untuk perekaman video, kamera belakang ini sanggup merekam hingga resolusi 1080P pada kecepatan 30 fps.

Kamera depan untuk kebutuhan swafoto mengandalkan sensor tunggal yang memiliki kekuatan resolusi sebesar 13 MP. Lensa kamera depan ini datang dengan bukaan diafragma f/2,0 untuk menangkap cahaya masuk. Perekaman video kamera depan juga mentok pada resolusi HD 1080p pada kecepatan 30 fps.

Kapasitas Baterai Besar dan Kecepatan Pengisian Daya

Daya tahan operasional dari Redmi 14C ditopang oleh baterai berkapasitas tipe Li-Po non-removable sebesar 5.160 mAh. Kapasitas yang sedikit di atas standar 5000 mAh ini menjamin masa pakai yang cukup panjang. Manajemen daya dari chipset yang hemat energi membuat ponsel ini bisa bertahan seharian penuh.

Sistem pengisian ulang daya baterainya telah mendukung fitur pengisian daya cepat atau fast charging sebesar 18 Watt. Proses pengisian daya dilakukan secara modern melalui interkoneksi kabel colokan USB Tipe-C. Mengingat kapasitas baterainya yang masif, durasi pengisian dari kosong hingga penuh akan memakan waktu.

Untuk gambaran performa komponen yang tertanam, Anda bisa melihat rangkuman spesifikasi teknis lengkapnya di bawah ini.

Spesifikasi Teknis Lengkap Komponen Redmi 14C
Komponen PerangkatSpesifikasi Teknis Lengkap
Chipset UtamaMediaTek Helio G81-Ultra
Unit Pengolah GrafisMali-G52 MC2
Kombinasi RAM & ROM6 GB + 128 GB / 8 GB + 256 GB
Tipe PenyimpananeMMC 5.1
Ukuran & Panel Layar6,88 inci IPS LCD
Resolusi Layar1640 x 720 piksel
Kamera Belakang Utama50 MP (f/1,8) + Lensa Tambahan 2 MP
Kamera Depan Swafoto13 MP (f/2,0)
Kapasitas Baterai5.160 mAh
Daya Pengisian Cepat18 Watt

Kelengkapan Konektivitas Nirkabel dan Sensor Samping

Urusan konektivitas seluler Redmi 14C masih terbatas pada dukungan gelombang jaringan 4G LTE saja. Berdasarkan data teknis resmi, frekuensi LTE FDD yang didukung mencakup pita jaringan 1, 3, 5, 7, 8, 20, dan 28. Perangkat ini juga mendukung frekuensi LTE TDD pada pita jaringan 38, 40, dan 41.

Konektivitas nirkabel lokal diakomodasi oleh kehadiran Wi-Fi dual-band yang mendukung frekuensi 2,4 GHz dan 5 GHz. Sektor transfer data nirkabel jarak dekat mengandalkan teknologi Bluetooth versi 5.4 yang efisien daya. Fitur Bluetooth ini sudah mendukung profil audio mutakhir seperti AAC, SBC, A2DP, dan LE.

Sistem navigasi pemetaan lokasi diperkuat oleh kehadiran sensor GPS bawaan yang cukup akurat untuk harian. Fitur Near Field Communication atau NFC juga tersedia, namun ketersediaannya akan sangat bergantung pada wilayah pasar setempat. Kehadiran Radio FM dan jack headphone klasik 3,5 mm menjadi nilai tambah tersendiri.

Sistem keamanan biometrik perangkat ini mempercayakan pada sensor sidik jari yang dipasang di bagian samping. Sensor sidik jari side-mounted ini menyatu secara ergonomis dengan tombol power utama ponsel. Sensor ini bekerja cukup responsif dalam membaca sidik jari untuk membuka kunci layar.

Kelengkapan sensor lainnya mencakup akselerometer untuk mendeteksi orientasi layar serta kompas elektrik untuk penunjuk arah. Sistem manajemen layar dibantu oleh sensor cahaya sekitar untuk mengatur tingkat kecerahan otomatis. Sayangnya, untuk deteksi panggilan ponsel ini hanya mengandalkan sensor jarak virtual.

Rekomendasi Akhir dan Pertimbangan Sebelum Membeli

Melihat seluruh peta spesifikasi yang disuguhkan, Redmi 14C ini menurut saya berada di posisi yang unik. Desain eksteriornya yang mewah serta bentang layar 6,88 inci yang masif menjadi daya pikat utama. Gawai ini sangat cocok bagi Anda yang memprioritaskan konsumsi konten multimedia berdurasi panjang.

Dukungan refresh rate hingga 120 Hz juga sukses memberikan impresi pengoperasian menu yang terasa mulus. Opsi kapasitas memori internal hingga 256 GB memberikan keleluasaan besar untuk menyimpan ribuan file. Kapasitas baterai 5.160 mAh juga menjamin ketahanan daya yang andal untuk aktivitas harian.

Namun, Anda wajib berkompromi dengan tingkat ketajaman layar yang sebatas HD+ di bentang panel seluas itu. Penggunaan tipe memori eMMC 5.1 serta chipset MediaTek Helio G81-Ultra menegaskan bahwa ponsel ini bukan untuk game berat. Ponsel ini murni ditujukan bagi pengguna kasual yang mendambakan estetika desain modern dan layar berukuran lega.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed