Beli Xiaomi Redmi Note 5A di Tahun 2026 Ini Detail yang Wajib Anda Tahu

Smallest Font
Largest Font

Membeli Xiaomi Redmi Note 5A di tahun 2026 mungkin terdengar seperti langkah mundur yang ekstrem bagi sebagian besar pengguna gawai modern. Namun, bagi para kolektor, pencinta oprek Android, atau Anda yang sekadar butuh perangkat cadangan ultra-murah, ponsel ini mendadak kembali dilirik di pasar barang bekas. Saya melihat fenomena unik di mana perangkat lawas ini masih berputar di platform belanja daring dengan harga yang sangat miring.

Ekspektasi Anda tentu harus ditekan sedalam mungkin jika ingin meminang gawai ini sekarang.

Mari kita bedah secara kritis apakah ponsel ini masih memiliki fungsi nyata di era modern atau sekadar menjadi rongsokan elektronik yang memenuhi laci meja Anda. Jika kita memutar waktu kembali ke masa kejayaannya, Xiaomi Redmi Note 5A sebenarnya sempat menjadi primadona di kelasnya.

Gawai ini pertama kali mulai dijual pada bulan Agustus 2017 secara global. Langkah agresif Xiaomi berlanjut saat meluncurkan gawai ini secara megah di Delhi, India pada tanggal 2 November 2017 oleh bintang film ternama Katrina Kaif.

Antusiasme pasar saat itu benar-benar meledak luar biasa.

Penjualan perdana pasca rilis di India dilakukan pada 8 November 2017, dan hasilnya mengejutkan banyak pihak di industri seluler.

Xiaomi mencatat sejarah dengan menjual lebih dari 150.000 unit Xiaomi Redmi Note 5A dan Xiaomi Redmi Note 5A Prime hanya dalam waktu 3 menit setelah dirilis pada momen penjualan perdana tersebut.

Angka ini membuktikan bahwa pada masanya, strategi harga murah dengan spesifikasi yang dianggap memadai adalah rumus sukses yang tidak terbantahkan.

Namun, kejayaan sembilan tahun lalu tentu tidak bisa menjadi jaminan performa untuk standar aplikasi hari ini.

Desain Fisik Ringkas yang Terasa Ringkih di Tangan

Saat pertama kali menggenggam Xiaomi Redmi Note 5A, impresi yang langsung muncul di benak saya adalah bobotnya yang sangat ringan.

Ketebalan perangkat Xiaomi Redmi Note 5A berada di angka 7,6 mm dengan berat total hanya 150 gram. Untuk standar zaman sekarang yang didominasi ponsel tebal dan berat di atas 200 gram, dimensi ini terasa sangat ringkas dan nyaman di kantong celana. Sayangnya, kenyamanan dimensi ini harus dibayar mahal dengan material bodi yang terasa ringkih.

Sasis dan panel belakangnya didominasi oleh plastik polikarbonat yang meniru tampilan metal, sebuah tren estetika murah pada masanya.

Di sektor layar, untungnya produsen tidak terlalu pelit. Perangkat ini sudah menggunakan kaca pelindung Gorilla Glass 3 untuk meminimalisasi risiko goresan halus.

Meskipun demikian, saya sangat menyarankan Anda untuk tetap memasang pelindung layar tambahan karena Gorilla Glass generasi ketiga ini sudah sangat tertinggal dalam menahan benturan keras akibat jatuh.

Komparasi Varian dan Harga Rilis Resmi

Bagi Anda yang berburu ponsel ini di pasar sekunder, sangat penting untuk memahami bahwa perangkat ini hadir dalam dua varian utama yang memiliki perbedaan spesifikasi internal cukup krusial.

Varian pertama adalah model standar yang sering kali disebut sebagai basis, sedangkan varian kedua adalah versi yang lebih mumpuni.

Berikut adalah rincian data harga rilis resmi yang bisa menjadi acuan nilai historis perangkat ini:

Perbandingan Harga Rilis Varian Xiaomi Redmi Note 5A
Varian PerangkatHarga Rilis Resmi (RMB)
Xiaomi Redmi Note 5A Varian Standar699
Xiaomi Redmi Note 5A Prime899

Melihat tabel di atas, selisih harga saat peluncuran memang tidak terlalu jauh.

Namun, dalam realitas penggunaan saat ini, perbedaan performa di antara keduanya akan sangat terasa.

Varian standar membawa konfigurasi perangkat keras yang sangat minimalis, sementara versi Prime mendapatkan beberapa peningkatan fitur kosmetik dan performa.

Perbedaan Redmi Note 5A PRIME vs Redmi Note 5A | Gadgetren

Kekurangan Fatal yang Wajib Anda Antisipasi

Melakukan review ponsel keluaran 2017 di tahun ini memaksa saya untuk bersikap sangat galak terhadap kekurangan-kekurangannya.

Ada banyak aspek dari Xiaomi Redmi Note 5A yang menurut saya sudah masuk kategori tidak layak pakai untuk kebutuhan harian normal.

Berikut adalah beberapa daftar kekurangan utama yang wajib Anda pertimbangkan sebelum membuang uang Anda:

  • Ketiadaan Sensor Sidik Jari pada Varian Standar: Anda harus puas membuka kunci layar menggunakan PIN atau pola jadul yang merepotkan di tempat umum.
  • Kinerja Chipset yang Kedaluwarsa: Prosesor yang tertanam di dalamnya akan megap-megap hanya untuk membuka aplikasi media sosial modern yang kian berat.
  • Kapasitas RAM dan Memori Internal Sangat Terbatas: Ruang penyimpanan yang sempit membuat ponsel ini akan terus-menerus menampilkan peringatan memori penuh setelah Anda menginstal beberapa aplikasi dasar.
  • Pengisian Daya Super Lambat: Tanpa dukungan teknologi pengisian daya cepat, Anda akan menghabiskan waktu berjam-jam di dekat colokan listrik.

Jika Anda memaksakan diri menggunakan ponsel ini sebagai perangkat utama untuk bekerja atau berkomunikasi intensif, bersiaplah untuk menghadapi badai frustrasi akibat lag yang terjadi setiap hari.

Sisi Positif untuk Komunitas Opreker dan Custom OS

Meskipun performa resminya sudah tamat, Xiaomi Redmi Note 5A ternyata masih memiliki sisa napas berkat dukungan komunitas pengembang pihak ketiga yang luar biasa militan. Ini adalah satu-satunya alasan logis mengapa ponsel ini masih dicari oleh para antusias teknologi. Perangkat ini memiliki fleksibilitas tinggi untuk dipasang berbagai kustom ROM guna menggantikan sistem operasi bawaan MIUI yang sudah usang dan penuh iklan.

Bagi para pencinta privasi dan sistem operasi alternatif, gawai ini merupakan salah satu perangkat yang didukung secara resmi oleh komunitas /e/OS.

Dukungan ini mencakup varian perangkat dengan nomor model spesifik yang sangat luas. Berikut adalah daftar nomor model dan seri Xiaomi Redmi Note 5A yang secara resmi didukung oleh /e/OS:

  • 2016111
  • 2016112
  • 2016116
  • 2016117
  • MCE3B
  • MCG3B
  • MCI3B
  • MCT3B
  • MDE6
  • MDG6
  • MDI6
  • MDT6

Jika Anda memegang salah satu dari nomor model di atas, Anda bisa bereksperimen mengubah ponsel ini menjadi perangkat bebas ekosistem raksasa teknologi.

Ponsel lama ini juga sering dimanfaatkan oleh komunitas postmarketOS untuk proyek eksperimen menjadikan ponsel sebagai server mini atau komputer saku berbasis Linux. Fleksibilitas seperti inilah yang menyelamatkan gawai lawas ini dari tempat pembuangan sampah elektronik.

Jika tujuan Anda membeli gawai ini adalah untuk belajar melakukan flashing, memasang kustom ROM, atau mengenalkan pemrograman dasar pada perangkat keras, maka uang yang Anda keluarkan tidak akan sia-sia. Xiaomi Redmi Note 5A adalah perangkat eksperimen yang murah meriah tanpa perlu takut merugi besar jika terjadi kerusakan total selama proses oprek.

Kesimpulannya, lupakan ponsel ini jika Anda mencari gawai andal untuk menunjang produktivitas harian, ojek daring, atau media sosial aktif. Namun, jadikan ponsel ini sebagai mainan edukatif yang menyenangkan jika Anda adalah seorang pengulik sistem operasi yang hobi menghidupkan kembali perangkat keras komputer lama.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed