Arsenal Berpeluang Raih Juara Liga Champions Tanpa Terkalahkan
Pertandingan final Liga Champions musim ini akan mempertemukan Arsenal dengan Paris Saint-Germain. Jika berhasil menundukkan PSG, armada The Gunners bakal mengangkat trofi juara dengan rekor tidak terkalahkan sepanjang kompetisi. Seperti dikutip dari Bola, Arsenal melangkah ke partai puncak Liga Champions 2025/2026 setelah menyingkirkan Atletico Madrid dengan keunggulan agregat 2-1.
Sementara itu, Paris Saint-Germain lolos setelah melewati duel sengit kontra Bayern Munchen yang berakhir dengan agregat ketat 6-5. Pertemuan ini juga menjadi pembuktian bagi kedua tim yang sama-sama berstatus sebagai jawara kompetisi domestik masing-masing. Keberhasilan menjadi kampiun di laga ini akan membuat salah satu tim berhasil mengawinkan gelar liga lokal dengan trofi Eropa.
Bagi kedua kubu, pertandingan di final Liga Champions musim ini bakal menjadi bentrokan kedelapan mereka di panggung kompetisi resmi. Dari tujuh laga yang sudah berlalu, baik Arsenal maupun PSG sama-sama mengoleksi dua kemenangan, sedangkan tiga duel lainnya selesai tanpa pemenang.
Kendati demikian, Arsenal sempat kesulitan dalam dua perjumpaan terakhir melawan Paris Saint-Germain pada semifinal Liga Champions 2024/2025. Tim Meriam London dipaksa menyerah 0-1 pada leg pertama dan kembali takluk 1-2 saat melakoni leg kedua. Kesuksesan memutus tren negatif dari PSG sekaligus memenangkan laga final akan mengantarkan skuad asuhan Mikel Arteta pada pencapaian langka. Kemenangan ini tidak hanya menghadirkan trofi Si Kuping Besar yang pertama untuk klub, tetapi juga status unbeaten.
Sejauh ini, catatan Arsenal di Liga Champions musim ini terbilang impresif dengan mengemas 11 kemenangan dan tiga hasil imbang dari 14 laga. Pencapaian ini berpotensi membawa mereka masuk ke dalam jajaran klub elite Eropa. Arsenal berpeluang menjadi tim ke-10 dalam sejarah yang menjuarai Piala atau Liga Champions tanpa tersentuh kekalahan. Sembilan klub yang sudah mencatatkan rekor ini adalah Liverpool musim 1980/1981, Inter Milan musim 1963/1964, serta Nottingham Forest musim 1978/1979.
Daftar tersebut juga dihuni oleh Red Star Belgrade musim 1990/1991, Olympique Marseille musim 1992/1993, AC Milan musim 1988/1999 dan 1993/1994, Ajax Amsterdam musim 1971/1972, Barcelona musim 2005/2026, hingga Manchester United pada musim 1998/1999 serta 2007/2008.
Tuntutan Performa Maksimal
Gelandang Arsenal, Declan Rice, memberikan pandangannya mengenai kekuatan Paris Saint-Germain yang dinilai sebagai lawan tangguh. Rice menegaskan pentingnya bagi seluruh elemen tim untuk memperlihatkan performa paling optimal demi mengamankan kemenangan.
"Anda harus berada dalam performa terbaik untuk mengalahkan Paris Saint-Germain. Anda membutuhkan semangat membara sejak peluit pertama berbunyi, keyakinan bahwa Anda akan memenangkan final ini," kata Declan Rice.
"Ini adalah kompetisi terbesar dalam dunia sepak bola. Final Liga Champions, tidak ada panggung yang lebih besar dari itu. Sebuah kesempatan luar biasa, peluang yang sangat besar," ujar Declan Rice.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow