Arema FC Pertahankan Pelatih Marcos Santos Meski Gagal Penuhi Target

Smallest Font
Largest Font

Manajemen Arema FC resmi mempertahankan pelatih asal Brasil, Marcos Santos, untuk menakhodai tim pada musim depan meskipun klub gagal menembus posisi lima besar pada kompetisi BRI Super League 2025/2026, seperti dilansir dari Bola.

Klub berjuluk Singo Edan tersebut menyudahi kompetisi dengan berada di peringkat kesembilan. Kendati tidak memenuhi target awal manajemen, Marcos Santos bersama asistennya, Andre Caldas, tetap mendapatkan perpanjangan masa kerja dari manajemen klub.

Keputusan ini menjadi momentum langka karena dalam sejarah klub, Marcos Santos baru menjadi pelatih asing kedua yang kontraknya diperpanjang setelah Eduardo Almeida pada 2022 lalu. Bedanya, Almeida dipertahankan usai membawa tim finis di urutan keempat, sementara Marcos dinilai gagal di Piala Presiden dan liga domestik.

Pihak manajemen menilai sang pelatih memiliki keistimewaan tersendiri, terutama dalam meletakkan dasar perkembangan tim untuk masa depan.

"Kami memutuskan mempertahankan Marcos Santos dan Andre Caldas sebagai assistennya. Kami melihat ada fondasi yang sudah dibangun. Dan perlu dilanjutkan agar proses pengembangan tim berjalan lebih baik," kata General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi.

Kondisi internal Arema FC di bawah kendali Marcos juga dinilai sangat harmonis dan bebas dari konflik antarpemain selama satu musim penuh kompetisi berjalan.

"Coach Marcos berhasil mengayomi pemain dan menjaga tim tetap kondusif. Satu musim berjalan, tidak ada persoalan internal yang mengganggu. Itu menjadi nilai penting dalam evaluasi kami," lanjut pria yang akrab disapa Inal tersebut.

Langkah mempertahankan pelatih ini sekaligus menjadi upaya manajemen Arema FC untuk menghapus kebiasaan buruk mendepak pelatih di tengah jalan. Manajemen memilih untuk tidak menggubris protes dari Aremania yang sempat meminta pergantian juru taktik saat performa tim tidak stabil.

"Selama beberapa musim terakhir, kami cukup sering berganti pelatih. Coach Marcos mampu menyelesaikan persoalan itu. Kami merasa dia layak dapat kesempatan untuk melanjutkan pekerjaannya di Arema," tegas Inal.

Saat ini, komunikasi aktif terus jalin oleh manajemen dengan Marcos yang sedang berada di Brasil guna menyusun komposisi tim baru, termasuk menentukan daftar pemain yang dilepas atau dipertahankan.

"Pelatih terlibat aktif membangun tim untuk musim depan," lanjutnya.

Marcos dinilai sudah menguasai atmosfer sepak bola nasional sehingga manajemen memercayakan penuh pembentukan skuat yang tangguh kepadanya.

"Dia sudah memahami kompetisi di Indonesia. Jadi, sudah tahu kebutuhan pemain dengan karakter seperti apa yang cocok untuk tampil apik di Super League," pungkasnya.

Arema FC sendiri sejauh ini telah memecat 14 pemain, baik pilar lokal maupun legiun asing. Manajemen klub berencana melakukan perombakan besar-besaran dengan mengubah hingga 50 persen komposisi skuat dari musim lalu.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed