Aaron Ramsey Resmi Menjadi Pelatih Baru Oxford United

Smallest Font
Largest Font

Oxford United mengumumkan penunjukan mantan gelandang Timnas Wales, Arsenal, dan Juventus, Aaron Ramsey, sebagai manajer baru mereka mulai musim depan. Klub yang dimiliki oleh Ketua PSSI Erick Thohir ini akan berkompetisi di EFL League One atau kasta ketiga Liga Inggris pada musim 2026/2027 setelah mengalami degradasi dari EFL Championship, seperti dikutip dari Bola. Mantan pemain Arsenal yang sukses mempersembahkan tiga gelar Piala FA tersebut menggantikan posisi Matt Bloomfield yang sebelumnya memimpin tim selama enam bulan dari Januari hingga Juni tahun ini.

Oxford United terpaksa turun kasta setelah menyudahi kompetisi musim lalu di peringkat ke-22 dari 24 kontestan dengan perolehan 47 poin dari 46 laga.

Klub ini diperkuat dua penggawa Timnas Indonesia, yakni Ole Romeny dan Marselino Ferdinan, yang mencatatkan performa minim bersama klub tersebut di musim lalu. Ole Romeny tercatat hanya bermain dalam 16 pertandingan di kompetisi EFL Championship serta dua laga di Piala FA 2025/2026 tanpa membukukan gol maupun assist.

Sementara itu, Marselino Ferdinan dipinjamkan ke klub Slovakia, AS Trencin, pada pertengahan musim lalu dan menghabiskan waktu peminjaman dengan pemulihan cedera. Aaron Ramsey sendiri baru memutuskan gantung sepatu pada April 2026 dalam usia 35 tahun sebelum sempat menjabat sebagai juru taktik sementara di Cardiff City selama satu bulan.

"Merupakan suatu kehormatan dan hak istimewa untuk diangkat sebagai pelatih Kepala Oxford United," ujar Ramsey. "Dari diskusi saya dengan Klub, saya dapat merasakan ambisi dan keinginan untuk sukses, yang membuat saya sangat antusias dengan kesempatan ini." "Ini adalah momen yang telah saya persiapkan selama bertahun-tahun.

Saya telah bermain di bawah beberapa manajer terbaik dalam permainan ini dan mengalami lingkungan bertekanan tinggi sepanjang karier saya. Saya ingin menggunakan apa yang telah saya pelajari untuk membawa budaya standar tinggi, profesionalisme, dan etos kerja kepada kelompok pemain berbakat ini."

"Tim saya akan bermain dengan identitas yang jelas, dibangun di atas kebiasaan elite, dengan komitmen untuk meningkatkan diri setiap hari. Saya menginginkan skuad yang berjuang untuk lambang klub hingga akhir, dan yang membuat para pendukung kami bangga."

"Saya memahami tanggung jawab yang menyertai peran ini, dan tidak sabar untuk memulai, bertemu para pemain, dan terhubung dengan para pendukung kami saat kami berupaya meraih kesuksesan," tutur Ramsey.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed